Akurat
Pemprov Sumsel

Gencatan Senjata Baru Dimulai, Wakil Presiden AS JD Vance Mulai Ancam-Ancam Iran

Fitra Iskandar | 9 April 2026, 08:52 WIB
Gencatan Senjata Baru Dimulai, Wakil Presiden AS JD Vance Mulai Ancam-Ancam Iran
JD Vance. (Jeff Kowalsky/AFP)

AKURAT.CO Wakil Presiden Amerika Serikat JD Vance memperingatkan Iran akan menghadapi konsekuensi serius jika tidak mematuhi kesepakatan gencatan senjata. Ia menegaskan setiap pelanggaran akan dibalas dengan respons tegas dari Amerika Serikat dan sekutunya.

Dalam pernyataan resminya, Vance menyebut kesepakatan gencatan senjata menjadi peluang nyata untuk meredakan ketegangan di kawasan. Namun, kelanjutan kesepakatan tersebut bergantung pada komitmen semua pihak, terutama Teheran, dalam mematuhi ketentuan yang telah disepakati.

Ia menambahkan, pemerintah AS terus memantau perkembangan di lapangan dan menegaskan tidak akan mentoleransi tindakan yang mengancam stabilitas kawasan maupun kepentingan internasional.

Menurutnya, Washington siap mengambil langkah tambahan, baik diplomatik, ekonomi, maupun militer jika diperlukan, untuk memastikan kepatuhan terhadap gencatan senjata dan mencegah eskalasi baru.

Dalam konteks itu, Vance juga menyerukan komunitas internasional untuk memperkuat tekanan terhadap pihak-pihak yang menghambat, serta bekerja sama menjaga stabilitas gencatan senjata dan mendorongnya menjadi jalan menuju penyelesaian politik jangka panjang.

Ia menekankan bahwa situasi saat ini membutuhkan penahanan diri dan pengutamaan dialog, serta memperingatkan bahwa eskalasi baru berpotensi menimbulkan dampak luas bagi keamanan regional dan global.

Sumber: Voiceofemirates

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.