Gencatan Senjata Baru Dimulai, Wakil Presiden AS JD Vance Mulai Ancam-Ancam Iran

AKURAT.CO Wakil Presiden Amerika Serikat JD Vance memperingatkan Iran akan menghadapi konsekuensi serius jika tidak mematuhi kesepakatan gencatan senjata. Ia menegaskan setiap pelanggaran akan dibalas dengan respons tegas dari Amerika Serikat dan sekutunya.
Dalam pernyataan resminya, Vance menyebut kesepakatan gencatan senjata menjadi peluang nyata untuk meredakan ketegangan di kawasan. Namun, kelanjutan kesepakatan tersebut bergantung pada komitmen semua pihak, terutama Teheran, dalam mematuhi ketentuan yang telah disepakati.
Ia menambahkan, pemerintah AS terus memantau perkembangan di lapangan dan menegaskan tidak akan mentoleransi tindakan yang mengancam stabilitas kawasan maupun kepentingan internasional.
Menurutnya, Washington siap mengambil langkah tambahan, baik diplomatik, ekonomi, maupun militer jika diperlukan, untuk memastikan kepatuhan terhadap gencatan senjata dan mencegah eskalasi baru.
Dalam konteks itu, Vance juga menyerukan komunitas internasional untuk memperkuat tekanan terhadap pihak-pihak yang menghambat, serta bekerja sama menjaga stabilitas gencatan senjata dan mendorongnya menjadi jalan menuju penyelesaian politik jangka panjang.
Ia menekankan bahwa situasi saat ini membutuhkan penahanan diri dan pengutamaan dialog, serta memperingatkan bahwa eskalasi baru berpotensi menimbulkan dampak luas bagi keamanan regional dan global.
Sumber: Voiceofemirates
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







