Iran: 278 Siswa dan 67 Guru Tewas akibat Serangan AS-Israel

AKURAT.CO Kementerian Pendidikan Iran melaporkan sebanyak 278 siswa serta 67 guru tewas akibat serangan udara Amerika Serikat dan Israel dalam periode 28 Februari hingga 8 April. Selain itu, 196 siswa dan 26 guru lainnya dilaporkan mengalami luka-luka.
Data tersebut disampaikan dalam laporan resmi yang merinci dampak serangan terhadap sektor pendidikan di Iran. Serangan tersebut merupakan bagian dari operasi militer gabungan AS-Israel yang dimulai pada 28 Februari dan memicu kecaman internasional.
Juru bicara pemerintah Iran, Fatemeh Mohajerani, menyatakan bahwa total 942 sekolah mengalami kerusakan akibat serangan tersebut, dengan 18 di antaranya hancur total.
Selain sektor pendidikan, kerusakan juga meluas ke infrastruktur sipil. Pemerintah mencatat sekitar 125.640 unit sipil terdampak, terdiri dari 100.000 rumah, 20.500 properti komersial, dan 339 pusat kesehatan.
Secara keseluruhan, konflik tersebut dilaporkan telah menewaskan lebih dari 3.300 orang dan menyebabkan ratusan ribu warga mengungsi.
Serangan terjadi sebelum tercapainya kesepakatan gencatan senjata selama dua pekan yang dimediasi Pakistan dengan dukungan Turki, China, Arab Saudi, dan Mesir.
Namun, perundingan lanjutan antara Amerika Serikat dan Iran di Islamabad dilaporkan berakhir tanpa kesepakatan setelah berlangsung selama 21 jam. Ketegangan pun berlanjut, dengan Amerika Serikat memberlakukan blokade laut terhadap pelabuhan Iran, sementara Iran membatasi lalu lintas pelayaran di Selat Hormuz.
Sumber: Yenisafak
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini








