Akurat
Pemprov Sumsel

China Bantah Klaim Kesepakatan dengan AS Soal Pasokan Senjata ke Iran

Lufaefi | 16 April 2026, 07:38 WIB
China Bantah Klaim Kesepakatan dengan AS Soal Pasokan Senjata ke Iran
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China, Guo Jiakun (@En_Chinanews)

AKURAT.CO Pemerintah China secara tegas membantah rumor yang beredar di media daring terkait adanya kesepakatan dengan Amerika Serikat untuk tidak memasok senjata ke Iran. Bantahan tersebut disampaikan oleh Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China, Guo Jiakun, dalam pernyataan resminya pada Rabu (16/4/2026) dini hari.

Guo menegaskan bahwa tidak pernah ada komunikasi antara China dan Amerika Serikat terkait kesepakatan penghentian suplai senjata ke Iran. Ia menyebut informasi yang beredar tersebut tidak berdasar.

“Saya ingin mengakhiri rumor yang beredar secara online yang mengklaim bahwa China telah sepakat dengan Amerika Serikat untuk tidak memasok senjata ke Iran. Perlu saya tegaskan bahwa komunikasi semacam itu tidak pernah terjadi,” ujarnya.

Baca Juga: Blokade Iran Tekan Rupiah 16 Poin ke Level Rp17.143

Dalam pernyataannya, Guo juga menegaskan bahwa China tidak mengonfirmasi maupun menyangkal terkait isu pasokan senjata kepada Iran. Ia menekankan bahwa kerja sama pertahanan dan perjanjian keamanan merupakan urusan kedaulatan China.

“Perjanjian keamanan dan kerja sama pertahanan adalah urusan kedaulatan China. Tidak ada negara asing yang berhak mencampuri urusan dalam negeri China,” tegasnya.

Lebih lanjut, Guo mengingatkan para pemimpin dunia untuk berhati-hati dalam menyampaikan pernyataan di ruang publik, terutama terkait isu sensitif yang dapat memengaruhi stabilitas kawasan.

“Para pemimpin dunia seharusnya memilih kata-kata mereka dengan hati-hati sebelum berbicara,” tambahnya.

Di sisi lain, China menyambut keputusan Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang disebut mengambil langkah de-eskalasi dan membuka kembali Selat Hormuz. Menurut Guo, langkah tersebut dinilai sebagai upaya positif dalam meredakan ketegangan regional.

Baca Juga: Rencana Pembayaran di Selat Hormuz Picu Kekhawatiran, Pemerintah Diminta Siapkan Antisipasi

China juga menegaskan komitmennya terhadap perdamaian global dan stabilitas kawasan melalui dialog serta jalur diplomatik.

Pernyataan tersebut disampaikan pada pukul 03.26 waktu setempat dan telah menarik perhatian luas di media sosial dengan lebih dari 118 ribu tayangan serta ratusan tanggapan dari warganet.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Lufaefi
Reporter
Lufaefi
Lufaefi
Editor
Lufaefi