Akurat Logo

Kerusuhan Suporter Bola Guncang Libya, Kantor Perdana Menteri di Tripoli Dibakar Massa

Fitra Iskandar | 15 Mei 2026, 09:25 WIB
Kerusuhan Suporter Bola Guncang Libya, Kantor Perdana Menteri di Tripoli Dibakar Massa
Kerusuhan Suporter Bola Guncang Libya, Kantor Perdana Menteri di Tripoli Dibakar Massa. Foto:

AKURAT.CO Kerusuhan besar pecah di ibu kota Libya pada Kamis malam setelah pertandingan sepak bola berakhir ricuh dan memicu aksi protes yang berujung bentrokan di pusat kota Tripoli.

Media lokal melaporkan massa membakar sejumlah ruangan di kompleks kantor perdana menteri Libya di kawasan Al-Sikka Road setelah demonstrasi suporter berubah menjadi aksi kekerasan.

Kekacauan bermula dari pertandingan sepak bola di Tarhuna, wilayah tenggara Tripoli, yang dihentikan pada menit-menit akhir akibat keributan dan gangguan di dalam stadion.

Situasi memanas setelah para pendukung klub Al-Ittihad menilai keputusan wasit merugikan tim mereka.

Puluhan suporter kemudian bergerak menuju kantor perdana menteri di Tripoli untuk melakukan protes. Namun demonstrasi berubah ricuh ketika bentrokan pecah di sekitar area gedung pemerintahan.

Pasukan keamanan langsung dikerahkan untuk mengendalikan massa dan mencegah kerusuhan meluas ke wilayah lain di ibu kota.

Laporan media setempat juga menyebut beberapa kendaraan dibakar massa, termasuk mobil siaran milik Libya Sport TV dan kendaraan aparat keamanan yang berada di stadion.

Hingga kini, pemerintah Libya belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait insiden tersebut.

Dalam pernyataan terpisah, klub Al-Ittihad menuntut investigasi penuh terhadap keputusan wasit yang dianggap memengaruhi hasil pertandingan.

Manajemen klub juga meminta peninjauan ulang seluruh keputusan perangkat pertandingan serta menyalahkan Federasi Sepak Bola Libya, komite kompetisi, dan perangkat wasit atas kerugian material maupun korban akibat kerusuhan tersebut.

Pihak klub memperingatkan bahwa situasi dapat semakin memburuk apabila tidak ada langkah serius untuk menyelesaikan polemik pertandingan tersebut.

Kerusuhan ini kembali menyoroti rapuhnya stabilitas keamanan di Libya, yang dalam beberapa tahun terakhir masih dilanda ketegangan politik dan konflik internal.

Sumber: Anadolu

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.