Akurat Logo

Polisi Ceko Temukan Tengkorak Santo Abad Pertengahan yang Dicuri Disembunyikan dalam Beton

Fitra Iskandar | 16 Mei 2026, 12:48 WIB
Polisi Ceko Temukan Tengkorak Santo Abad Pertengahan yang Dicuri Disembunyikan dalam Beton
Polisi Ceko Temukan Tengkorak Santo Abad Pertengahan yang Dicuri. Foto: Asiaone

AKURAT.CO Polisi Republik Ceko berhasil menemukan tengkorak berusia sekitar 800 tahun yang dicuri dari sebuah gereja bersejarah di wilayah utara negara itu. Relik suci yang diyakini sebagai tengkorak Saint Zdislava tersebut ditemukan dalam kondisi terbungkus beton.

Kasus pencurian itu terjadi di Basilika Santo Lawrence dan Saint Zdislava yang berada di desa Jablonne v Podjestedi. Polisi telah menangkap seorang pria berusia 35 tahun pada Kamis (14/5/2026) setelah pelaku mengakui perbuatannya.

Direktur Kepolisian wilayah utara, Petr Rajt, mengatakan pelaku mengaku tidak setuju relik suci tersebut dipamerkan di dalam gereja.

Menurut pengakuannya, pelaku berencana menguburkan tengkorak itu secara pribadi di sebuah sungai.

“Relik itu kini ditemukan dalam kondisi dibungkus beton dan para ahli sedang berupaya mengekstraknya dengan aman,” ujar Rajt.

Polisi belum menjelaskan alasan pelaku membungkus tengkorak bersejarah tersebut dengan beton. Namun, tindakan itu membuat proses penyelamatan relik menjadi lebih rumit karena berisiko merusak artefak berusia ratusan tahun tersebut.

Pelaku kini terancam hukuman penjara hingga delapan tahun jika terbukti bersalah atas kasus pencurian benda bersejarah dan keagamaan.

Saint Zdislava dari Lemberk dikenal sebagai tokoh dermawan yang hidup pada periode 1220 hingga 1252. Ia dikenang karena pengabdiannya membantu kaum miskin dan orang sakit.

Tokoh religius tersebut kemudian dikanonisasi sebagai santo oleh Pope John Paul II pada tahun 1995.

Sumber: Reuters

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.