Akurat Logo

AS Ajukan 5 Syarat ke Iran demi Kesepakatan Nuklir dan Akhiri Ketegangan Perang

Titania Isnaenin | 18 Mei 2026, 12:58 WIB
AS Ajukan 5 Syarat ke Iran demi Kesepakatan Nuklir dan Akhiri Ketegangan Perang
AS Ajukan 5 Syarat ke Iran. (Ilustrasi)

AKURAT.CO ​​Pemerintah Amerika Serikat telah merinci lima poin tuntutan yang harus dipenuhi oleh Teheran untuk mencapai perdamaian permanen dan kesepakatan nuklir yang komprehensif.

Salah satu poin yang paling menonjol adalah pembatasan operasional fasilitas nuklir, di mana Amerika Serikat hanya mengizinkan satu situs nuklir Iran untuk tetap beroperasi.

Langkah ini dimaksudkan untuk memastikan pengawasan yang lebih ketat terhadap aktivitas nuklir negara tersebut.

Selain pembatasan fasilitas, Amerika Serikat juga menuntut Iran untuk menyerahkan 400 kilogram uranium yang telah diperkaya kepada pihak Washington.

Penyerahan material ini dianggap sebagai jaminan bahwa Iran tidak akan memiliki bahan baku yang cukup untuk mengembangkan senjata nuklir dalam waktu dekat. AS juga mendesak Iran untuk menerima moratorium pengayaan uranium sebagai bagian dari kerangka kerja pembicaraan masa depan.

Poin-Poin Tambahan dalam Proposal AS

Selain aspek teknis nuklir, terdapat syarat-syarat lain yang berkaitan dengan aspek hukum dan ekonomi antara kedua negara:

  • Pencabutan Tuntutan Ganti Rugi: AS menuntut agar Iran mencabut semua tuntutan ganti rugi dan kompensasi yang sebelumnya diajukan terhadap pihak Amerika.

  • Pembekuan Aset: Syarat tambahan mencakup penolakan terhadap pencairan sekitar 25 persen aset Iran yang saat ini masih dibekukan oleh otoritas Amerika Serikat.

  • Stabilitas Regional: AS menginginkan adanya jaminan penghentian permusuhan, termasuk pembukaan kembali Selat Hormuz yang menjadi jalur vital perdagangan energi global.

Respon dan Kondisi dari Pihak Iran

Iran tidak tinggal diam dan juga mengajukan lima syarat tandingan sebagai dasar untuk melanjutkan negosiasi dengan Amerika Serikat.

Syarat-syarat dari Teheran mencakup penghentian perang di semua front, dengan penekanan khusus pada situasi di Lebanon. Teheran menganggap tuntutan mereka sebagai jaminan minimum yang diperlukan sebelum duduk kembali di meja perundingan.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.