Pria Mengamuk di Pasar China, 5 Polisi dan 2 Warga Terluka Ditikam

AKURAT.CO Aksi penikaman brutal mengguncang China setelah seorang pria menyerang polisi dan warga sipil menggunakan dua pisau di sebuah pasar jalanan di wilayah Guangxi. Insiden itu menyebabkan lima anggota polisi dan dua warga sipil mengalami luka-luka.
Peristiwa terjadi pada Jumat pagi di Kota Wushi, dekat Yulin City, Provinsi Guangxi, China bagian selatan.
Menurut laporan media Hong Kong HK01, pelaku yang berusia sekitar 30 tahun diduga marah setelah polisi lalu lintas menyita sepeda listrik miliknya karena tidak memiliki pelat nomor.
Saat itu, aparat sedang melakukan pemeriksaan kendaraan di area pasar dan membawa perlengkapan pengendali massa berupa tongkat serta alat anti huru-hara.
Sejumlah video yang beredar luas di media sosial memperlihatkan detik-detik penyerangan terjadi.
Dalam salah satu rekaman, pria berbaju hitam terlihat berdebat dengan beberapa polisi lalu lintas di tengah keramaian pasar. Tak lama kemudian, ia mengambil dua pisau dari sebuah kios dan langsung menyerang petugas.
Kericuhan pun pecah di lokasi. Warga terdengar berteriak panik sementara beberapa polisi berusaha menghindari serangan.
Salah satu video lain memperlihatkan seorang polisi tergeletak di jalan dengan punggung berlumuran darah. Petugas yang tampak kesakitan itu kemudian dibantu warga naik ke sepeda motor untuk dibawa mencari pertolongan medis.
Luchuan County Public Security Bureau melalui pernyataan resmi di akun WeChat mereka membenarkan insiden tersebut.
Pihak kepolisian menyebut lima anggota polisi mengalami luka saat menangani situasi, sementara dua warga sipil juga turut menjadi korban.
Pelaku berhasil ditangkap di lokasi kejadian dan seluruh korban langsung dibawa ke rumah sakit untuk menjalani perawatan.
Hingga kini, aparat keamanan China masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait motif dan kronologi lengkap penikaman tersebut.
Sumber: Asiaone
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 7Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 8Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal







