Rudal Balistik Iran Hantam Israel, Ketegangan Kembali Meningkat Pasca Gencatan Senjata

AKURAT.CO Ketegangan di Timur Tengah kembali meningkat setelah Iran meluncurkan rudal balistik ke wilayah Israel pada Minggu (7/6/2026), menandai serangan pertama sejak gencatan senjata antara kedua pihak diumumkan pada April lalu.
Serangan tersebut memicu sirene peringatan udara di berbagai wilayah Israel, termasuk kawasan utara dan tengah negara itu. Otoritas Israel menyatakan sistem pertahanan udara langsung diaktifkan untuk merespons ancaman yang datang dari Iran.
Militer Israel mengonfirmasi bahwa sistem peringatan telah berbunyi setelah terdeteksi peluncuran rudal dari wilayah Iran menuju Israel.
Menurut laporan media internasional Al Jazeera yang dikutip Senin (8/6/2026), sirene terdengar di sejumlah kota, di antaranya Haifa, Caesarea, dan Hadera.
Beberapa menit setelah pengumuman pertama, militer Israel kembali mengeluarkan dua pernyataan tambahan yang menyebutkan adanya gelombang rudal berikutnya yang diluncurkan Iran ke arah wilayah Israel.
Otoritas Penyiaran Israel melaporkan bahwa sedikitnya 10 rudal balistik ditembakkan Iran dalam serangan tersebut. Namun demikian, militer Israel mengklaim seluruh rudal berhasil dicegat oleh sistem pertahanan udara sebelum mencapai sasaran.
Baca Juga: Hasto Puji Film 'Ghost in the Cell', Angka 2106 1961 Bertepatan dengan HUT Jokowi Jadi Sindiran
Dalam pernyataannya, Iran menyebut serangan itu sebagai bentuk peringatan terhadap Israel menyusul serangan udara yang dilakukan Tel Aviv terhadap wilayah pinggiran selatan Beirut, Lebanon, yang terjadi pada hari ke-100 sejak pecahnya konflik di kawasan tersebut.
Teheran juga menegaskan dukungannya terhadap Lebanon dan menilai tindakan Israel di Beirut sebagai pelanggaran yang dapat memperburuk stabilitas kawasan.
Sementara itu, Juru Bicara Militer Israel, Effie Defrin, mengecam tindakan Iran dan menyatakan bahwa serangan rudal tersebut merupakan bentuk eskalasi baru yang tidak dapat diterima.
"Rezim teroris Iran telah melakukan kesalahan besar dengan kembali memilih jalan terorisme," ujar Defrin dalam pernyataan yang disiarkan televisi nasional Israel.
Pemerintah Israel menegaskan tidak akan mengubah kebijakan militernya di Lebanon meskipun mendapat ancaman dari Iran. Militer Israel bahkan menyatakan akan terus melanjutkan operasi yang sedang berlangsung terhadap kelompok Hizbullah di wilayah Lebanon selatan.
Dalam pernyataan resminya, militer Israel juga menolak apa yang disebut sebagai upaya Iran untuk menciptakan aturan baru dalam dinamika konflik kawasan Timur Tengah.
Peristiwa ini menimbulkan kekhawatiran akan kemungkinan runtuhnya gencatan senjata yang selama dua bulan terakhir relatif mampu meredakan ketegangan langsung antara Iran dan Israel.
Sejumlah pengamat menilai peluncuran rudal tersebut dapat menjadi titik balik yang berpotensi memicu siklus eskalasi baru apabila tidak segera diikuti langkah-langkah diplomatik dari berbagai pihak terkait.
Baca Juga: Serangan Israel Guncang Lebanon, Sedikitnya 20 Tewas
Hingga Senin pagi waktu setempat, belum ada laporan resmi mengenai korban jiwa maupun kerusakan signifikan akibat serangan tersebut. Namun otoritas keamanan Israel tetap meningkatkan status kewaspadaan di sejumlah wilayah strategis dan terus memantau perkembangan situasi.
Sementara itu, masyarakat internasional mulai menyerukan penahanan diri dari kedua pihak guna mencegah meluasnya konflik yang dapat mengancam stabilitas kawasan Timur Tengah secara lebih luas.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 2Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 3Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 7BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 8Ben-Gvir Serukan Pembunuhan 30–40 Orang di Gaza Tiap Malam, Netanyahu Dikritik dari Kanan
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026









