Akurat Logo

AS dan Iran Kembali Berunding di Doha, Ketegangan Militer Mulai Mereda

Lufaefi | 30 Juni 2026, 10:00 WIB
AS dan Iran Kembali Berunding di Doha, Ketegangan Militer Mulai Mereda
Perjanjian damai Iran dengan AS (AI)

AKURAT.CO Amerika Serikat dan Iran dijadwalkan kembali melanjutkan perundingan teknis di Doha, Qatar, pekan ini setelah beberapa hari ketegangan militer yang sempat mengganggu implementasi nota kesepahaman (MoU) yang disepakati pada 17 Juni lalu.

Menurut pejabat Amerika Serikat, kedua negara telah menyepakati penangguhan tindakan militer selama proses negosiasi berlangsung.

“Pembicaraan teknis dijadwalkan berlanjut mencakup seluruh aspek MoU,” ujar seorang pejabat AS. Ia menambahkan bahwa kedua pihak akan menahan diri sementara waktu dan pelayaran internasional tetap dapat berlangsung.

Baca Juga: Sambut Tahun Ajaran Baru, Penawaran Spesial MR.D.I.Y. Solusi Belanja Cermat Para Orang Tua

Sejumlah media internasional melaporkan perundingan lanjutan diperkirakan berlangsung di Doha pada Selasa waktu setempat. Pemerintah AS juga disebut telah mengonfirmasi kelanjutan jalur diplomatik tersebut.

Salah satu indikator meredanya situasi adalah mulai pulihnya aktivitas pelayaran komersial di Selat Hormuz setelah sebelumnya terganggu akibat aksi saling serang antara kedua negara.

Meski demikian, volume lalu lintas kapal disebut belum kembali normal karena operator pelayaran masih melakukan evaluasi risiko keamanan. Otoritas maritim juga masih menempatkan kawasan itu pada kategori ancaman tinggi.

Mantan Duta Besar AS untuk Oman, Richard Schmierer, menilai mediasi yang dilakukan Qatar dan Pakistan berkontribusi membuka kembali ruang dialog.

“Menurut saya, kita mungkin telah melihat mediasi yang baik dari Qatar dan Pakistan dalam upaya membuat kedua belah pihak menahan diri,” ujarnya.

Ia menilai kedua negara telah menggunakan tekanan militer untuk memperkuat posisi masing-masing sebelum kembali ke jalur diplomasi.

Di tengah perkembangan tersebut, harga minyak dunia kembali bergerak naik. Minyak mentah Brent tercatat naik menjadi 72,57 dolar AS per barel, sedangkan West Texas Intermediate (WTI) mencapai 70,11 dolar AS per barel.

Sebelumnya, kawasan Teluk mengalami peningkatan ketegangan setelah rangkaian insiden yang melibatkan gangguan pelayaran, serangan balasan militer, dan meningkatnya aktivitas keamanan di sekitar Selat Hormuz.

Baca Juga: Dukungan ke Israel Mulai Retak, Survei Ungkap Mayoritas Republikan Muda AS Berbalik Arah

Seiring dimulainya kembali pembicaraan, Iran juga mulai mendorong pembentukan mekanisme pengelolaan Selat Hormuz bersama Oman melalui Komite Bersama Hormuz. Forum tersebut disebut akan membahas koordinasi navigasi, keamanan maritim, dan implementasi pengaturan baru di jalur pelayaran strategis tersebut.

Perundingan di Doha dipandang menjadi momentum penting untuk menguji apakah kedua negara mampu mempertahankan deeskalasi dan mengembalikan stabilitas kawasan melalui jalur diplomasi.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Lufaefi
Reporter
Lufaefi
Lufaefi
Editor
Lufaefi