Akurat Logo

Inggris Tarik Sementara Staf Diplomatik dari Iran, Warga Diminta Pertimbangkan untuk Pergi

Fitra Iskandar | 23 Juli 2026, 09:22 WIB
Inggris Tarik Sementara Staf Diplomatik dari Iran, Warga Diminta Pertimbangkan untuk Pergi
Ilustrasi. Foto: Pixabay

AKURAT.CO Pemerintah Inggris untuk sementara menarik staf diplomatiknya dari Iran menyusul meningkatnya kekhawatiran terhadap situasi keamanan di negara tersebut.

Langkah itu diumumkan melalui pembaruan imbauan perjalanan pemerintah Inggris pada Rabu. Kementerian Luar Negeri, Persemakmuran, dan Pembangunan Inggris (FCDO) menyebut penarikan staf dilakukan sebagai langkah pencegahan di tengah situasi keamanan yang dinilai terus berkembang.

“Karena situasi keamanan yang sedang berlangsung, kami telah mengambil langkah pencegahan dengan menarik sementara staf Inggris dari Iran. Kedutaan Besar kami tetap beroperasi dari jarak jauh,” kata FCDO dalam pembaruan tersebut.

Meski demikian, pemerintah Inggris menegaskan bahwa kebijakan tersebut tidak mengubah peringatan perjalanan bagi warganya. FCDO masih melarang seluruh perjalanan ke Iran dan meminta warga negara Inggris yang saat ini berada di negara tersebut untuk mempertimbangkan dengan matang apakah akan tetap tinggal.

Warga Inggris Hadapi Risiko Penahanan

FCDO memperingatkan bahwa warga negara Inggris dan pemegang kewarganegaraan ganda Inggris-Iran menghadapi risiko yang sangat tinggi untuk ditangkap, ditahan, dan diperiksa oleh otoritas Iran.

Pemerintah Inggris bahkan memperingatkan bahwa kepemilikan paspor Inggris atau dugaan hubungan dengan Inggris dapat menjadi alasan bagi otoritas Iran untuk melakukan penahanan.

Peringatan tersebut menambah kekhawatiran terhadap keselamatan warga Inggris yang masih berada di Iran, terutama di tengah meningkatnya ketegangan keamanan di kawasan Timur Tengah.

Situasi Timur Tengah Dinilai Tak Terduga

FCDO juga memperingatkan bahwa situasi keamanan di Timur Tengah masih “tidak dapat diprediksi”.

Menurut pemerintah Inggris, serangkaian serangan dan aksi balasan yang berlangsung sejak 8 Juli telah meningkatkan risiko terjadinya eskalasi lebih lanjut di kawasan.

Warga Inggris yang berada di Timur Tengah diminta mempersiapkan diri menghadapi kemungkinan gangguan perjalanan. Gangguan tersebut dapat berupa pembatalan penerbangan, penutupan wilayah udara, hingga berbagai pembatasan perjalanan lainnya.

Pemerintah Inggris juga mengingatkan bahwa kemampuan mereka memberikan bantuan kepada warga di Iran sangat terbatas.

Dalam kondisi darurat, bantuan konsuler secara langsung atau tatap muka tidak dapat diberikan.

Langkah penarikan sementara staf diplomatik ini menunjukkan meningkatnya kewaspadaan Inggris terhadap perkembangan keamanan di Iran. Namun, FCDO menegaskan bahwa operasional Kedutaan Besar Inggris tetap berjalan secara jarak jauh untuk menjalankan fungsi yang masih memungkinkan di tengah situasi tersebut.

Sumber: Anadolu

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.