1 Kuadriliun Setara dengan Berapa Triliun? Terkait Kasus Korupsi Pertamina, Bisa Beli Apa dengan Jumlah Segitu?

AKURAT.CO Kasus dugaan korupsi yang melibatkan PT Pertamina terus menjadi sorotan, dengan kerugian negara yang diperkirakan mencapai angka fantastis, yaitu Rp1 kuadriliun.
Lalu, berapa triliunkah angka tersebut, dan apa saja yang bisa dibeli dengan uang sebanyak itu?
Artikel ini akan mengulas lebih dalam terkait kerugian yang terjadi, serta memberi gambaran tentang angka kuadriliun dan triliun, serta dampaknya pada ekonomi.
Apa Itu Kuadriliun dan Berapa Triliun Setara dengan Kuadriliun?
Sebelum membahas lebih lanjut mengenai kerugian negara, penting untuk memahami angka kuadriliun dan triliun.
Baca Juga: Skandal Korupsi Pertamina Rp968,5 Triliun: Pakar Hukum Peringatkan Ancaman Lebih Besar di Danantara
- 1 Triliun setara dengan angka 1.000.000.000.000 (12 nol).
- 1 Kuadriliun adalah angka yang jauh lebih besar, yaitu 1.000.000.000.000.000.000 (15 nol), yang artinya 1 kuadriliun sama dengan 1.000 triliun.
Jadi, jika negara mengalami kerugian hingga Rp1 kuadriliun, ini setara dengan Rp1.000 triliun.
Kasus Korupsi Pertamina dan Kerugian Negara yang Mencapai Rp1 Kuadriliun
Kejaksaan Agung (Kejagung) telah menetapkan dua tersangka baru dalam kasus dugaan korupsi terkait pengelolaan minyak mentah di PT Pertamina selama periode 2018 hingga 2023.
Nama-nama yang baru ditetapkan sebagai tersangka adalah Maya Kusmaya, Direktur Pemasaran Pusat dan Niaga PT Pertamina Patra Niaga, serta Edward Corne, VP Trading Operations PT Pertamina Patra Niaga.
Baca Juga: Kasus Korupsi Pertamina Patra Niaga dan Keharusan Potong Tangan Pelaku Menurut Muhammad Shahrur
Kasus ini bermula dari dugaan pembelian bahan bakar minyak (BBM) jenis RON 90 atau lebih rendah dengan harga yang seharusnya adalah RON 92, atas persetujuan Riva Siahaan, Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga yang juga sudah ditetapkan sebagai tersangka.
Pembelian yang tidak sesuai ini menyebabkan adanya mark-up harga yang merugikan negara.
Dilansir dari berbagai sumber, menurut penyelidikan, kerugian negara diperkirakan mencapai Rp193,7 triliun pada 2023.
Angka ini berasal dari lima komponen utama, termasuk kerugian ekspor minyak mentah, kerugian impor minyak melalui broker, serta kerugian dari pemberian kompensasi dan subsidi.
Jika pola kerugian ini berlanjut sejak 2018, total kerugian yang terjadi bisa mendekati angka Rp1 kuadriliun. Artinya, negara mengalami kerugian yang setara dengan 1.000 triliun.
Baca Juga: Tembus Rp16,68 Kuadriliun, Transaksi BI RTGS Tumbuh 21,13 Persen pada Oktober 2024
Apa yang Bisa Dibeli dengan Rp1 Kuadriliun?
Dengan kerugian negara yang mencapai Rp1 kuadriliun, tentu saja banyak yang bertanya-tanya, apa yang bisa dibeli dengan uang sebanyak itu?
Berdasarkan informasi dari laman bsioto.muf.co.id, harga mobil Jip Rubicon 4 pintu adalah Rp1.895.000.000.
Dengan uang sebesar 1 kuadriliun, dapat membeli sekitar 527.704 mobil tersebut.
Sementara itu, menurut data dari Logam Mulia yang dirilis pada Jumat, (28/2/2025), harga emas batangan seberat 1 kg adalah Rp1.618.600.000.
Dengan 1 kuadriliun, bisa membeli emas seberat 617.817 kg. Itulah gambaran tentang apa yang bisa dibeli dengan uang sebanyak 1 kuadriliun.
Dampak Kasus Korupsi pada Ekonomi Negara
Kerugian yang mencapai Rp1 kuadriliun tentunya memiliki dampak besar terhadap perekonomian Indonesia.
Selain kerugian materi, korupsi seperti ini mengurangi kepercayaan publik terhadap institusi pemerintah dan perusahaan negara, serta menciptakan ketidakpastian dalam sektor investasi.
Jika dana sebesar itu digunakan secara bijaksana, Indonesia bisa jauh lebih maju dalam bidang infrastruktur, pendidikan, kesehatan, serta energi terbarukan.
Sayangnya, kasus seperti ini menunjukkan betapa pentingnya sistem pengawasan yang lebih ketat dan penegakan hukum yang lebih tegas terhadap tindak pidana korupsi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini







