Cara Mencegah Lokasi Kita Terlacak Oleh Ponsel

AKURAT.CO Ponsel pintar memang memudahkan aktivitas sehari-hari. Namun, tahukah Anda jika ponsel pintar juga dapat melacak pergerakan Anda tanpa disadari.
Saat menggunakan aplikasi navigasi atau mencari informasi di internet, perangkat Anda mengumpulkan data lokasi melalui sinyal seluler, Wi-Fi, Bluetooth dan GPS.
Meskipun fitur ini berguna untuk layanan seperti transportasi online, data lokasi juga dapat dimanfaatkan oleh aplikasi, pengiklan, atau bahkan pihak yang tidak bertanggung jawab.
Dikutip dari The Associated Press, Jumat (7/2/2025), berikut beberapa cara untuk membatasi pelacakan lokasi di ponsel Anda:
1. Kelola izin lokasi aplikasi
- iPhone: Buka Pengaturan > Privasi & Keamanan > Layanan Lokasi. Pilih apakah aplikasi dapat mengakses lokasi hanya saat digunakan atau tidak sama sekali.
- Android: Masuk ke Pengaturan > Lokasi > Izin Lokasi Aplikasi dan sesuaikan akses lokasi untuk setiap aplikasi.
2. Nonaktifkan pelacakan iklan
- iPhone: Pergi ke Pengaturan > Privasi > Apple Advertising dan matikan Iklan yang Dipersonalisasi.
- Android: Buka Pengaturan > Privasi > Iklan dan pilih Hapus ID Iklan.
3. Gunakan lokasi umum
Alih-alih membagikan lokasi presisi, Anda bisa mengatur ponsel untuk hanya memberikan perkiraan lokasi.
- iPhone: Atur izin lokasi aplikasi ke 'Lokasi Kasar'.
- Android: Nonaktifkan Akurasi Lokasi Tinggi di pengaturan lokasi.
4. Kelola pengaturan akun Google
Google dapat melacak lokasi Anda meskipun fitur Riwayat Lokasi dinonaktifkan.
Periksa pengaturan ini di (https://myaccount.google.com) pada tab Data & Privasi dan pastikan data tidak tersimpan lebih lama dari yang diperlukan.
5. Gunakan Browser yang lebih aman
Browser seperti Safari, Google, Firefox, lebih menjaga privasi dengan membatasi pelacakan lokasi dari alamat IP.
6. Nonaktifkan 'Temukan Perangkat Saya' jika diperlukan
Fitur ini berguna untuk menemukan ponsel yang hilang, tetapi juga membuat pihak lain dapat melacak perangkat Anda.
Jika merasa akun Anda disusupi, pertimbangkan untuk menonaktifkannya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







