Akurat
Pemprov Sumsel

6 Kebiasaan Yang Lebih Berbahaya Daripada Rokok, Kesepian Setara 15 Batang Rokok

Iim Halimatus Sadiyah | 13 September 2023, 20:12 WIB
6 Kebiasaan Yang Lebih Berbahaya Daripada Rokok, Kesepian Setara 15 Batang Rokok

AKURAT.CO, Merokok dianggap sebagai salah satu penyebab kematian paling utama karena dianggap memiliki kandungan yang membahayakan. Meskipun dikenal berbahaya, namun ternyata ada beberapa kebiasaan yang lebih berbahaya daripada rokok. 

Biasanya, dalam asap rokoknya saja bisa ada sekitar 5.000 senyawa berbeda yang dapat meracuni bagi tubuh. Siapa sangka, kebiasaan yang lebih berbahaya daripada rokok ini juga bisa membuat orang-orang menghadapi kematian.

Seperti seseorang yang menghabiskan waktu duduk lebih dari 4 jam sehari memiliki risiko deperti kardiovaskular. Duduk dengan jangka waktu panjang juga berkaitan dengan sejumlah masalah kesehatan.

Mengutip berbagai sumber, Rabu (13/9/2023), simak penjelasan lengkap mengenai kebiasaan yang lebih berbahaya daripada rokok berikut ini.

Baca Juga: 7 Tanda Kesepian yang Sering Tak Disadari, Kamu Harus Tahu!

5 kebiasaan yang lebih berbahaya daripada rokok

1. Kurang tidur

Kebiasaan pertama yang lebih berbahaya daripada rokok, yakni kurangnya waktu tidur. Kurangnya jam tidur sudah dirasakan oleh jutaan masyarakat dunia dan telah menjadi masalah kesehatan yang sering dirasakan.

Jam tidur yang buruk dinilai sebagai faktor dari risiko penyakit kardiovaskular. Badan Kesehatan Dunia atau WHO mencatat bahwa kurangnya tidur dapat meningkatkan risiko stroke dan serangan jantung dengan tingkatan yang sama seperti perokok.

Baca Juga: 10 Cara Atasi Kesepian Agar Hidup Lebih Bahagia

2. Mengonsumsi gula

Gula terbilang sulit untuk dihindari karena terdapat pada beberapa makanan yang sering kamu temui dalam berbagai jenis hidangan. Tanpa di sadari, gula dapat ditemukan dalam makanan sehari-hari, misalnya roti, yoghurt, smoothie, bahkan saus tomat. 

Menurut sebuah penelitian, makanan manis bisa membuat efek kecanduan seperti halnya mengosumsi kokain dan nikotin. Seiring berjalannya waktu, gula dapat merusak kesehatan tubuh sama halnya dengan rokok.

Beberapa gejala yang timbul akibat kelebihan konsumsi gula yakni merasa lesu sepanjang waktu, selalu merasa haus dan lapar.

Mengonsumsi makanan manis berlebih dipercaya dapat menyebabkan diabetes, tekanan darah tinggi, gagal ginjal, serta dapat memengaruhi kesehatan tubuh lainnya seperti mata dan otak.

3. Meminum alkohol

Kebiasaan yang lebih berbahaya daripada rokok selanjutnya adalah mengonsumsi alkohol. Walaupun dalam jumlah yang sedikit, alkohol akan membuat detak jantung tidak teratur.

Alkohol memiliki sifat aritmogenik yang dapat menyebabkan aritmia atau detak jantung tidak teratur. Beberapa masalah yang dirasakan oleh para pengguna alohol antara lain, tekanan darah tinggi, penyakit jantung, stroke, penyakit hati, masalah pencernaan, hingga berbagai jenis kanker.

Hal tersebut terjadi karena meminum alkohol seperti wine per minggu, sama dengan merokok 5 batang bagi laki-laki dan 10 batang bagi perempuan. 

4. Merasa kesepian

Kesepian yang berkepanjangan ternyata memiliki dampak buruk bagi kesehatan manusia. Kesepian selalu dikaitkan dengan demensia, depresi, kecemasan, hingga penyakit kardiovaskular yang dapat meningkatkan berbagai gangguan.

Kesepian mengurangi rentang hidup seseorang dan setara dengan menghabiskan 15 batang rokok sehari. Sementara kesepian selalu dihubungkan dengan seseorang yang memiliki koneksi sosial rendah.

5. Memakan produk hewani

Kebiasaan mengonsumsi protein hewani dipercaya akan lebih berbahaya daripada rokok. Makan daging bisa sama berbahayanya dengan rokok karena dapat meningkatkan risiko kematian dini pada orang berusia 50-an dan awal 60-an. 

Seseorang yang mendapatkan protein dari sumber nabati memiliki nasib jauh lebih baik daripada mereka yang mendapatkannya dari sumber hewani. Memakan produk hewani yang berlebih seperti daging, telur, dan prosuk susu dipercaya akan menimbulkan penyakit kanker.

6. Duduk terlalu lama

Duduk dengan intensitas yang lama juga akan meningkatkan risiko berbagai jenis kanker. Dalam setiap 2 jam Anda duduk, ada peningkatan 8 persen kemungkinan terkena jenis kanker usus besar, 10 persen risiko kanker endometrium, dan peningkatan kanker paru-paru, terlepas dari aktivitas fisik selanjutnya.

Itulah informasi lengkap yang bisa kamu waspadai tentang kebiasaan yang lebih berbahaya daripada rokok.

Meskipun rokok sudah dianggap buruk, namun kebiasaan tersebut yang sudah dijelaskan juga harus dihindari agar tubuh tetap sehat.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.