Apa Itu TTS? Disebut-sebut Jadi Efek Samping Vaksin Covid-19 AstraZeneca

AKURAT.CO Efek samping yang dapat dipicu oleh vaksin Covid-19 AstraZeneca disebut sebagai sindrom trombosis trombositopenia (TTS).
Sementara itu, AstraZeneca adalah salah satu merek vaksin Covid-19 yang digunakan di Indonesia.
Dikutip dari berbagai sumber, Jumat (2/5/2024), perusahaan farmasi AstraZeneca mengakui adanya risiko efek samping yang jarang terjadi dari vaksin buatannya kepada pengadilan.
"Diakui bahwa vaksin AZ, dalam kasus yang sangat jarang, dapat menyebabkan TTS. Mekanisme alasannya tidak diketahui," tulis AstraZeneca.
Lantas, apa itu TTS yang menjadi efek samping vaksin Covid-19 AstraZeneca.
Apa itu TTS?
Trombosis dengan sindrom trombositopenia (TTS) adalah suatu sindrom yang sangat jarang terjadi.
Ini sering disebut sebagai trombositopenia trombotik imun yang diinduksi oleh vaksin (vaccine-induced immune thrombotic thrombocytopenia/VITT) karena timbul setelah penerimaan vaksin Covid-19 tertentu.
Baca Juga: Vaksin Covid-19 AstraZeneca Dikabarkan Punya Efek Samping Langka, Ini Kata Menkes Budi Gunadi
TTS terjadi ketika seseorang mengalami pembekuan darah (trombosis) bersamaan dengan jumlah trombosit yang rendah (trombositopenia).
Trombosis adalah pembentukan gumpalan darah yang dapat menghalangi aliran darah normal di pembuluh darah yang terkena.
Di sisi lain, trombositopenia adalah keadaan di mana jumlah trombosit dalam darah tidak mencukupi.
Trombosit biasanya membantu dalam proses pembekuan darah untuk menghentikan pendarahan yang berlebihan.
Efek samping jarang TTS terjadi pada sebagian kecil individu setelah menerima jenis vaksin Covid-19 tertentu.
Selain AstraZeneca, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) juga melaporkan bahwa vaksin Covid-19 Johnson & Johnson (J&J) dapat menyebabkan TTS pada beberapa orang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









