Eva Rohilah *)
Jika anda sedang mengalami kecemasan dan kekhawatiran tentang bagaimana menghadapi masa depan, takut menghadapi kematian dan ingin memiliki kehidupan yang seimbang.
Maka penting untuk berbagi dengan keluarga atau kawan, namun apabila nampaknya tidak memungkinkan maka tak ada salahnya membaca buku berkaitan dengan psikologi atau pengembangan diri yang mana bisa saja anda akan temukan jawaban.
Salah satu buku yang membahas mengenai hal-hal ini berjudul Terapi Psikologis karya Penulis dr. Adhil Shadiq.
Optimis Menghadapi Hidup
Ditulis dengan sangat hati-hati oleh psikiater yang berpengalaman puluhan tahun menghadapi pasien yang mengalami gangguan mental/jiwa dari yang tingkatan ringan hingga berat ini berupaya membantu dan memotivasi mereka yang jatuh mentalnya tersebut untuk bangkit dari situasi itu.
Buku ini membawa Anda ke masa-masa seorang pasien menghadapi kesulitan hidup sehingga harus minum obat penenang dari psikiater serta masalah apa saja yang pasien yang dihadapi.
Terdiri dari 4 bab yang ditulis dengan sepenuh hati. Pada bab 1 membahas tentang bagaimana menghadapi hidup,
Pada bab 2, menjelalaskan tentang melatih kecerdasan emosional, pada bab 3, dan memahami kepribadian manusia.
Pada bab 3 ini dr.Adil Shadiq menjelaskan tentang jenis-jenis kepribadian orang dan gangguan mental yang sering ia tangani.
Dia menjabarkan kepribadian Paranoid, Schizo-typal, psikopat, histeria, narsistik, siklomatik, dysthmic disorder dan lain sebagainya.
Masing-masing jenis kepribadian ini dijelaskan secara mendalam sehingga anda akan mengetahui jenis kepribadian seperti apa yang Anda miliki juga orang terdekat Anda.
Dari halaman awal sampai akhir Anda seakan tidak mau berhenti membaca, sangat menarik dan memotivasi pembaca, menjadi salah satu kelebihan buku ini. dr. Adil Shadiq menulis dalam pengantarnya bahwa segala sesuatu dalam hidup dapat dinegosiasikan kecuali kematian.
Tidak ada yang mustahil, selalu ada harapan, pintu tetap terbuka dan panggilan mencoba senantiasa ada. Kita hanya perlu berusaha, punya kemampuan, rencana, tekad yang kuat dan keberanian serta optimis menghadapi hidup.
Keseimbangan Kerja dan Kesuksesan.
Tidak hanya bergulat tentang permasalahan terkait tentang kesehatan mental dan gangguan emosional.
Namun buku ini juga membahas tentang keseimbangan dalam bekerja dan bagaimana caranya menjadi seorang pemimpin.
“Mungkin tidak selalu ada kreativitas , karena kreativitas terkait dengan cinta, tapi setidaknya Anda diharapkan untuk berkembang dalam pekerjaan Anda untuk mencapai manfaat maksimal. Keikhlasan ini akan memberi Anda keseimbangan mental” (halaman 38).
Dr. Adil Shadiq menulis kaitannya pekerjaan dengan keikhlasan dengan sangat apik dan membuat kita mengenali diri kita sendiri.
“Jika Anda Ikhlas, maka pekerjaan Anda akan menjadi akan menjadi berkualitas, sempurna dan bermanfaat. Ini akan mendapatkan pengakuan dan apresiasi dari orang lain. Dalam situasi ini, Anda akan merasa puas dengan diri sendiri, dan kepuasan diri merupakan campuran dari kegembiraan dan ketenangan,”(halaman 39).
Pada bab 4 menjabarkan tentang Kunci Kesuksesan dengan beragam contoh percaya diri dan memaknai hidup yang ditutup dengan 100 Tips untuk menjadi hebat. Pada bagian ini Anda akan dihadapkan pada beberapa pilihan untuk mencapai sukses dalam kehidupan yang serba cepat ini.
Meskipun enak dibaca, sarat pengalaman dan mengajak anda memotivasi diri sendiri, buku dr. Adil Shadiq ini juga memiliki kelemahan yaitu kurang mendalamnya kajian tentang kesehatan mental, hanya di permukaan saja dan beberapa contoh gangguan mental. Meskipun demikian bagi Anda yang sedang mengalami depresi atau lelah mental beberapa kajian terapi psikologis dalam buku ini sangat membantu Anda untuk bangkit.
Apalagi jika Anda karyawan atau pekerja, generasi milenial atau gen Z yang menanggung banyak beban kehidupan, buku ini membuat hidup Anda terasa lebih ringan.
Judul Buku : Terapi Psikologis
Penulis : dr. Adhil Shadiq
Editor : Nur Faridah
Proof Reader : Chaerul Arif
Penerbit : Gemilang, Pustaka Alvabet
Harga : Rp99.000
*) Penulis adalah pengamat buku alumni UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 7BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








