Akurat
Pemprov Sumsel

Sosialisasi Vaksinasi Dewasa Penting untuk Pengendalian Penyakit Cacar di Indonesia

Mukodah | 24 Juli 2024, 22:00 WIB
Sosialisasi Vaksinasi Dewasa Penting untuk Pengendalian Penyakit Cacar di Indonesia

AKURAT.CO Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyebut, meningkatkan sosialisasi mengenai vaksinasi dewasa kepada masyarakat adalah salah satu langkah penting dalam upaya mengendalikan dan mengeliminasi penyakit cacar di Indonesia.

Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Kemenkes, dr. Imran Pambudi, menyatakan, penyakit menular atau pandemi yang benar-benar dapat diberantas dari muka bumi adalah penyakit cacar.

“Cacar dapat kita eliminasi dengan vaksin, jadi tidak ada penyakit menular yang bisa dihilangkan dari bumi ini tanpa menggunakan vaksin,” ujar Imran melalui video daring pada konferensi pers bertajuk "Kenali Penyakit Herpes Zooster dan Pembaruan Jadwal Imunisasi Dewasa 2024" di Kantor PB PAPDI, Rabu (24/7/2024).

Baca Juga: Sidang Selesai, Kesempatan Edward Akbar Rujuk dengan Kimberly Rider Tipis

Imran menjelaskan bahwa penyakit cacar, khususnya herpes zooster atau cacar api, disebabkan oleh virus yang sama dengan penyebab cacar air, yakni varisela.

Berdasarkan studi yang dilakukan di 13 rumah sakit pemerintah di Indonesia pada tahun 2011-2013, tercatat ada 2.200 pasien yang menderita herpes zooster.

Dari jumlah tersebut, kelompok usia yang paling banyak terkena herpes zooster adalah 45-64 tahun, yang mencapai 38 persen dari total kasus.

Di antara kelompok usia tersebut, 600 orang atau sekitar 26 persen mengalami neuralgia pasca-herpes, yang menyebabkan nyeri hebat dan dalam kasus yang parah, dapat menyebabkan kebutaan.

Baca Juga: Polisi Dalami Kemungkinan Mayat Pria yang Dimakan Biawak di Bantargebang, Tewas Karena Diracuni

Imran menekankan pentingnya mencegah penyebaran penyakit di kalangan orang dewasa untuk melindungi kesehatan masyarakat secara keseluruhan.

“Studi ini menunjukkan adanya urgensi untuk imunisasi dewasa di Indonesia. Selama ini fokus lebih pada imunisasi anak, namun ternyata penyakit yang semakin berkembang juga mengharuskan dewasa mendapatkan vaksinasi,” ujarnya.

Melalui kemitraan strategis antara sektor publik dan swasta, Imran berharap populasi dewasa di Indonesia dapat memiliki akses terhadap vaksin dan informasi mengenai penyakit untuk memastikan cakupan vaksinasi dewasa terpenuhi dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pencegahan penyakit menular, terutama herpes zooster.

Baca Juga: GIIAS 2024 Hadirkan Lebih dari 150 Kendaraan Test Drive, Begini Cara Daftarnya

Jadwal imunisasi dewasa yang baru juga diharapkan dapat memberikan panduan kepada tenaga kesehatan dan masyarakat dalam pengendalian dan pencegahan penyakit menular.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
Reporter
Mukodah
W
Editor
Wahyu SK