Akurat
Pemprov Sumsel

AI Bantu Deteksi Kanker Paru Lebih Awal, 50 Ribu Kasus Diidentifikasi di 20 Negara

Leo Farhan | 25 Mei 2025, 17:57 WIB
AI Bantu Deteksi Kanker Paru Lebih Awal, 50 Ribu Kasus Diidentifikasi di 20 Negara

AKURAT.CO Inovasi kecerdasan buatan (AI) kini memainkan peran penting dalam deteksi dini kanker paru, berkat kolaborasi antara AstraZeneca dan perusahaan teknologi kesehatan Qure.ai.

Program ini telah memindai lebih dari 5 juta rontgen dada (CXR) di lebih dari 20 negara di Asia, Timur Tengah, Afrika, dan Amerika Latin, dan berhasil mengidentifikasi hampir 50.000 individu dengan risiko tinggi kanker paru.

Dilansir Medical Dialogues, teknologi qXR milik Qure.ai menggunakan algoritma AI untuk menganalisis rontgen dada rutin dan mendeteksi kelainan yang mungkin menunjukkan adanya kanker paru.

Program ini telah berhasil diimplementasikan di negara-negara seperti Kolombia, El Salvador, dan India, di mana akses terhadap CT scan dan spesialis radiologi terbatas.

Dengan memprioritaskan individu berisiko tinggi untuk pemeriksaan lanjutan, teknologi ini membantu mengoptimalkan sumber daya medis yang terbatas.

Inisiatif ini merupakan bagian dari tantangan "1 Billion Lives" oleh World Economic Forum, yang bertujuan meningkatkan akses layanan kesehatan melalui teknologi digital.

AstraZeneca kini bekerja sama dengan kementerian kesehatan dan pembuat kebijakan untuk mengintegrasikan skrining berbasis AI ke dalam strategi kesehatan nasional, terutama di negara-negara berpenghasilan menengah dan rendah.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.