PPG Daljab Kemenag 2025 Resmi Dibuka: Program Terbesar Sepanjang Sejarah

AKURAT.CO Kementerian Agama (Kemenag) resmi membuka Pendidikan Profesi Guru (PPG) Dalam Jabatan (Daljab) 2025, yang menjadi program terbesar dalam sejarah pelaksanaannya. Program ini ditujukan bagi guru madrasah dan guru pendidikan agama di bawah naungan Kemenag.
Direktur Jenderal Pendidikan Islam, Amien Suyitno, menegaskan bahwa PPG Daljab 2025 adalah bukti komitmen Kemenag dalam meningkatkan profesionalisme guru.
Meski seleksi peserta hanya berbasis administrasi tanpa tes akademik, kesiapan peserta tetap menjadi kunci utama dalam mengikuti pembelajaran berbasis Learning Management System (LMS).
"PPG ini menekankan substansi pedagogi, sosial, budaya, dan profesionalisme. Ujian yang dihadapi mencakup pedagogi dan profesionalisme, sehingga peserta perlu beradaptasi dengan sistem digital untuk mengikuti pembelajaran dengan baik," ujar Amien.
Program ini juga menghadirkan tantangan bagi guru senior dalam menyesuaikan diri dengan sistem digital. Meski begitu, melalui semangat dan usaha maksimal, kendala tersebut diyakini dapat teratasi.
Adanya skema Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) pun mempermudah peserta berpengalaman dalam mempercepat proses pembelajaran dan sertifikasi.
Baca Juga: Kemenag Buka Bantuan Rehabilitasi Masjid dan Musala, Ini Syarat dan Caranya
Ketua Panitia Nasional PPG Daljab Kemenag, Thobib Al Asyhar, mengungkapkan beberapa perubahan signifikan dalam pelaksanaan PPG tahun ini.
Beban SKS yang diakui melalui RPL meningkat menjadi 27 SKS dari sebelumnya 24 SKS, dengan durasi program yang dipersingkat menjadi 49 hari, jauh lebih singkat dibandingkan periode sebelumnya yang mencapai 3–4 bulan.
Pembelajaran dilakukan secara intensif melalui LMS dengan beban belajar 9 SKS, turun dari 12 SKS di tahun sebelumnya. Induksi dan pendampingan dosen juga dilakukan secara virtual untuk memberikan fleksibilitas lebih.
Tahapan pembelajaran terdiri dari:
- Modul Profesional: 11–12 Maret
- Modul Pedagogik: 22–30 Maret
- Lokakarya dan Bimbingan Praktik Lapangan (BPL): 7–22 April
- Induksi dan Tryout: 18–22 April
- Penerimaan Modul Video Pembelajaran: 23 April
Tahap ujian mencakup Uji Kinerja pada 24–30 April dan Uji Pengetahuan pada 2–7 Mei. Hasil kelulusan diumumkan pada 9 Mei, sementara sertifikat PPG akan diterbitkan pada 15 Mei.
Selama program, peserta diwajibkan login ke LMS di www.ppg.kemenag.id, menandatangani pakta integritas, dan mengikuti ujian dengan kamera aktif. Penggunaan joki dalam pengerjaan tugas atau ujian sangat dilarang.
Baca Juga: Jadwal Imsakiyah Berbuka Puasa 2025 Seluruh Wilayah Indonesia, Resmi dari Bimas Islam Kemenag
Berdasarkan data dari Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) mitra, jumlah peserta tahun ini cukup signifikan. Dari kuota 43.709 guru madrasah, 40.819 peserta telah melapor, dengan 305 dinyatakan mundur atau ditolak.
Untuk Guru Pendidikan Agama Islam, dari kuota 21.807 peserta, sebanyak 20.899 melapor dan 239 mundur atau ditolak. Sementara itu, Guru Pendidikan Agama Kristen mencatatkan 2.498 peserta dari kuota 2.500.
Program PPG Daljab 2025 diharapkan mampu melahirkan guru profesional sesuai amanat Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen. Sertifikasi ini menjadi gerbang utama menuju profesionalisme pendidik di Indonesia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 2Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 3Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 7BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 8Ben-Gvir Serukan Pembunuhan 30–40 Orang di Gaza Tiap Malam, Netanyahu Dikritik dari Kanan
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026








