Akurat
Pemprov Sumsel

Wisuda 448 Sarjana, Ketua STAINI Parung Bogor: Gelar Sarjana Adalah Gerbang Menuju Pengabdian

Fajar Rizky Ramadhan | 24 April 2025, 12:29 WIB
Wisuda 448 Sarjana, Ketua STAINI Parung Bogor: Gelar Sarjana Adalah Gerbang Menuju Pengabdian

AKURAT.CO Sekolah Tinggi Agama Islam (STAINI) Parung, Bogor, kembali mengukir sejarah dalam perjalanan pendidikannya dengan meluluskan 448 sarjana pada Wisuda ke-XIV yang digelar Kamis, 24 April 2025.

Acara berlangsung khidmat di Masjid Toha, Yayasan Al-Ashriyah Nurul Iman, Parung Bogor, dan dihadiri oleh sejumlah tokoh penting dari berbagai lembaga pemerintahan serta dunia pendidikan Islam.

Ketua STAI Nurul Iman, Dr. Hj. Umi Waheeda binti H. Abdul Rahman, S.Psi., M.Si., dalam pidatonya mengingatkan para lulusan tentang tanggung jawab besar yang melekat pada gelar sarjana.

Ia menegaskan bahwa ilmu pengetahuan memiliki kekuatan besar dalam mengubah kondisi masyarakat. “Ketika kita punya ilmu, kita bisa membasmi atau memberantas kebodohan dan kemiskinan,” ujarnya di hadapan wisudawan dan wisudawati.

Ia menyebut, memperoleh ijazah S1 bukanlah capaian akhir, melainkan pintu gerbang menuju pengabdian dan pembentukan karakter kepemimpinan.

Umi Waheeda juga mendorong para sarjana lulusan STAI Nurul Iman untuk melanjutkan studi ke jenjang S2 dan S3 melalui program beasiswa yang tersedia dan juga menjadi pemimpin yang baik di masa depan.

Baca Juga: Mahasiswa STAINI Parung Bogor Raih Juara 3 Asian Taekwondo Championship di Vietnam

“Selesai S1 Anda bisa ikut beasiswa S2 dan S3 yang ada. Tidak mudah juga untuk Anda bisa mendapatkan ijazah S1 di sini. Anda juga harus melakukan pengabdian selama dua tahun dahulu. Tujuannya agar Anda menjadi pemimpin yang sidiq, amanah, tabligh dan fathanah,” katanya.

Umi Waheeda juga mengingatkan bahwa sebagian besar lulusan akan kembali ke daerah masing-masing. Ia mengajak mereka untuk mengabdi secara ikhlas, tanpa selalu berharap imbalan, serta menjunjung tinggi nilai-nilai keislaman dan kebangsaan.

“Jadilah muslim yang ikhlas saat Anda pulang ke daerah pelosok. Jangan minta dibayar. Umi di sini tidak pernah minta bayaran. Anda juga harus seperti itu. Anda harus bela muslim Indonesia,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa negara tidak akan maju tanpa menyediakan pendidikan dan gizi yang layak bagi rakyatnya.

“Sekolah gratis adalah wajib bagi pemerintah di mana pun. Bagaimana negara akan maju jika rakyatnya tidak diberi pendidikan, makanan yang bergizi?” katanya.

Acara wisuda ini juga dihadiri oleh Prof. Arskal Salim GP, M.Ag., Sekretaris Direktorat Jenderal Pendidikan Islam. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasinya terhadap STAINI sebagai salah satu institusi pendidikan tinggi swasta yang mampu bertahan dan berkembang secara sehat.

Menurutnya, keberlangsungan institusi pendidikan dapat dilihat dari adanya kesinambungan mahasiswa yang masuk dan lulus.

“STAINI Parung Bogor adalah contoh institusi pendidikan tinggi swasta yang sehat, karena terlihat ada mahasiswa masuk dan ada yang keluar,” ujarnya disambut tepuk tangan para wisudawan dan tamu undangan.

"Saya dengar juga STAINI Parung Bogor dalam proses menuju menjadi institut. Saya doakan agar segera terwujud," lanjutnya.

Apresiasi serupa juga datang dari Dr. H. Dadan Suherdiana, M.Ag., Ketua Bidang Kerja Sama dan Kelembagaan Kopertais Wilayah II Jawa Barat. Ia menyebut STAI Nurul Iman tidak hanya unggul dalam bidang pendidikan, tetapi juga memiliki kelebihan dalam sektor industri yang mendukung kemandirian kampus.

Baca Juga: Raih Juara di Ajang Debat Bahasa Arab Tingkat Nasional, STAINI Buktikan Sebagai Kampus Kompetitif

“Saya sangat mengapresiasi STAI Nurul Iman Parung Bogor. Di samping sebagai perguruan tinggi Islam swasta yang sehat, juga memiliki keunggulan di bidang industri,” ungkapnya.

Wisuda ini juga turut dihadiri oleh Nursaid, S.Sos., MM, Sekretaris Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Daerah Tertinggal, serta perwakilan dari Polres Bogor, Polsek Parung, dan Danramil Parung Bogor.

Sebagai informasi tambahan, wisuda sarjana STAI Nurul Iman Parung Bogor ke XIV terdiri dari wisudawan dan wisudawati program Ahwal al-Syakhsiyah, Pendidikan Bahasa Arab dan Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir. Yayasan Al-Ashriyah yang menaungi perguruan tinggi Islam tersebut juga memberikan beasiswa untuk seluruh mahasiswa dan santrinya. 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.