Prediksi HK Tergolong Meyakini Taghayyur, Apa itu dalam Islam?

AKURAT.CO Fenomena mempercayai prediksi angka keluaran togel seperti yang dikenal dalam istilah “prediksi HK” (Hongkong) bukan hanya berkaitan dengan praktik perjudian semata, tetapi juga menyentuh wilayah kepercayaan yang dalam Islam dikenal dengan istilah taghayyur.
Dalam bahasa Arab, taghayyur bermakna perubahan, dan dalam konteks keyakinan masyarakat Arab Jahiliyyah maupun praktik kepercayaan modern, istilah ini berhubungan dengan kepercayaan terhadap perubahan nasib karena suatu sebab tertentu yang diyakini memiliki pengaruh ghaib.
Dalam Islam, meyakini bahwa suatu hal dapat menyebabkan perubahan nasib atau keberuntungan tanpa adanya dalil dari syariat tergolong sebagai bentuk syirik kecil atau bahkan dapat mengarah kepada syirik besar apabila diyakini secara mutlak sebagai penentu takdir.
Prediksi HK, yang berbentuk ramalan angka berdasarkan perhitungan statistik, mimpi, pola masa lalu, atau ilham dari tokoh tertentu, sebenarnya berada dalam garis pemikiran yang sama dengan kepercayaan terhadap ramalan bintang, angka keramat, atau waktu-waktu tertentu yang dianggap membawa keberuntungan atau kesialan.
Dalam Islam, jenis keyakinan seperti ini masuk ke dalam larangan mempercayai sebab-sebab yang tidak diizinkan oleh syariat. Ini sejalan dengan apa yang disampaikan oleh Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam hadis yang diriwayatkan oleh Imam Ahmad:
من تعلق شيئا وُكِل إليه
Artinya: Barang siapa menggantungkan (harapan atau perlindungan) pada sesuatu, maka dia akan diserahkan kepada sesuatu itu.
Baca Juga: Prediksi HK dalam Islam Masuk Kategori Togel, Bagaimana Hukumnya dalam Islam?
Hadis ini mengandung peringatan bahwa jika seseorang meyakini bahwa sesuatu selain Allah dapat membawa keberuntungan atau perlindungan, maka Allah akan menyerahkan nasib orang itu kepada hal yang ia percayai, dan itu merupakan bentuk kehinaan dan penyimpangan dari tauhid.
Salah satu bentuk taghayyur yang dikenal dalam tradisi Arab pra-Islam adalah kepercayaan terhadap ṭiyarah, yaitu merasa sial karena melihat burung terbang ke arah tertentu, atau meyakini bahwa suatu waktu, angka, atau tempat bisa membawa celaka atau sebaliknya, keberuntungan.
Dalam Islam, kepercayaan ini ditegaskan sebagai bentuk yang harus dijauhi. Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
الطِّيَرَةُ شِرْكٌ
Artinya: Tathayyur (merasa sial karena pertanda tertentu) adalah syirik. (HR. Abu Dawud)
Ketika seseorang mempercayai bahwa angka tertentu memiliki peluang besar untuk keluar dan mendatangkan keuntungan dalam togel, maka keyakinan itu tidak berbeda dengan ṭiyarah. Ia mengaitkan hasil takdir dan rezeki dengan sesuatu yang tidak memiliki hubungan kausal nyata, baik secara syariat maupun secara ilmiah.
Hal ini disebut oleh sebagian ulama sebagai taghayyur bil-asbāb al-bāṭilah, yaitu perubahan nasib atau keadaan yang diyakini berasal dari sebab-sebab batil, yang tidak diakui syariat maupun akal.
Dalam konteks ini, prediksi HK bukanlah semata urusan hitung-hitungan angka, tetapi telah bergeser menjadi wilayah keyakinan, di mana seseorang menggantungkan harapannya pada angka-angka tersebut dengan harapan mendapatkan rezeki atau keberuntungan.
Ini adalah bentuk taghayyur yang terlarang karena meyakini perubahan nasib dengan sebab-sebab yang tidak dibenarkan dalam Islam.
Rezeki dalam Islam adalah sesuatu yang sudah ditetapkan oleh Allah, dan manusia diperintahkan untuk mencarinya dengan jalan yang halal dan sesuai dengan tuntunan syariat. Allah berfirman dalam Surah Al-Jumu’ah ayat 10:
فإذا قضيت الصلاة فانتشروا في الأرض وابتغوا من فضل الله
Artinya: Maka apabila salat telah dilaksanakan, maka bertebaranlah kamu di muka bumi dan carilah karunia Allah.
Baca Juga: Hukum Meyakini Prediksi HK dalam Islam, Apakah Tergolong Judi?
Ayat ini menegaskan bahwa usaha mencari rezeki harus dilakukan dengan cara yang benar, bukan dengan menggantungkan nasib pada angka, prediksi, atau kepercayaan terhadap keberuntungan acak.
Mempercayai prediksi angka seperti dalam prediksi HK adalah bentuk pelanggaran terhadap tauhid asbab dan bisa menyeret pelakunya kepada kerusakan akidah yang berbahaya.
Dengan demikian, prediksi HK dalam kacamata Islam tidak hanya terlarang karena aspek judi, tetapi juga karena ia merupakan manifestasi dari keyakinan terhadap taghayyur dengan sebab-sebab yang tidak sah.
Islam mengajarkan untuk menggantungkan harapan hanya kepada Allah, menjauhi segala bentuk keyakinan batil, dan menempuh jalan hidup yang bersih dari unsur syirik, baik yang nyata maupun yang tersembunyi.
Wallahu A'lam.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.










