Akurat Logo

Dam Jemaah Haji Indonesia Capai 150 Ribu, Daging Kurban Diprioritaskan untuk Palestina

Lufaefi | 2 Juni 2026, 10:00 WIB
Dam Jemaah Haji Indonesia Capai 150 Ribu, Daging Kurban Diprioritaskan untuk Palestina
Ilustrasi kambing dam jemaah haji Indonesia (google image)

AKURAT.CO Pelaksanaan dam jemaah haji Indonesia pada musim haji 1447 H/2026 M mencapai angka yang signifikan. Tercatat sekitar 150 ribu dam dari jemaah Indonesia disalurkan melalui program resmi yang dikelola Pemerintah Arab Saudi.

Daging hasil penyembelihan tersebut diprioritaskan untuk membantu masyarakat di wilayah yang mengalami krisis kemanusiaan, termasuk Palestina.

Penyaluran daging dam dilakukan melalui program Adahi yang menjadi lembaga resmi penyelenggara penyembelihan hewan dam dan kurban selama musim haji.

Program ini bertugas mengelola proses penyembelihan, pengemasan, hingga distribusi daging kepada masyarakat yang membutuhkan di berbagai negara.

Baca Juga: Jadwal Resmi Haji 2027 Dirilis, Persiapan Penyelenggaraan Dimulai Sejak Mei 2026

Pihak penyelenggara menjelaskan bahwa distribusi daging dam tidak hanya diberikan kepada masyarakat di Arab Saudi, tetapi juga dikirim ke sejumlah negara yang mengalami konflik, bencana, maupun krisis pangan. Palestina menjadi salah satu wilayah yang mendapat prioritas penerima manfaat pada musim haji tahun ini.

Menurut keterangan penyelenggara, penyaluran tersebut merupakan bagian dari upaya memastikan daging dam dapat dimanfaatkan secara optimal sekaligus membantu masyarakat yang membutuhkan bantuan pangan.

Selain Palestina, distribusi daging juga diarahkan ke sejumlah negara lain di kawasan Timur Tengah dan Afrika yang menghadapi kondisi kemanusiaan berat. Seluruh proses dilakukan sesuai ketentuan syariat Islam serta standar kesehatan dan keamanan pangan yang berlaku.

Sementara itu, pemerintah Indonesia terus mengimbau jemaah agar melaksanakan pembayaran dam melalui jalur resmi yang telah ditetapkan.

Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan pelaksanaan dam berjalan sesuai aturan Pemerintah Arab Saudi sekaligus menjamin transparansi dan akuntabilitas pengelolaannya.

Musim haji 2026 mencatat tingginya jumlah jemaah Indonesia yang melaksanakan haji tamattu, sehingga kewajiban pembayaran dam juga mengalami peningkatan.

Baca Juga: KPK Belum Berani Jerat Bos Maktour di Kasus Korupsi Kuota Haji, Ini Alasannya

Melalui sistem resmi Adahi, jemaah dapat memantau status penyembelihan hewan dam secara daring menggunakan nomor kupon yang tertera pada bukti pembayaran.

Pemerintah berharap pengelolaan dam melalui sistem terintegrasi tersebut dapat memberikan kemudahan bagi jemaah sekaligus memperluas manfaat sosial dari distribusi daging kurban dan dam kepada masyarakat yang membutuhkan di berbagai belahan dunia.

Sumber: MCH 2026.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Lufaefi
Reporter
Lufaefi
Lufaefi
Editor
Lufaefi