Akurat Logo

Penyerapan Kuota Haji Indonesia Capai 99,6 Persen, Evaluasi Haji 2026 Hasilkan Sejumlah Rekomendasi

Lufaefi | 9 Juni 2026, 11:00 WIB
Penyerapan Kuota Haji Indonesia Capai 99,6 Persen, Evaluasi Haji 2026 Hasilkan Sejumlah Rekomendasi
Menteri Haji dan Umrah Gus Irfan Yusuf (INSTAGRAM)

AKURAT.CO Pemerintah Indonesia mencatat tingkat penyerapan kuota haji tahun 1447 H/2026 M mencapai 99,6 persen. Capaian tersebut terungkap dalam agenda Exit Meeting Amirul Hajj yang digelar di Kantor Urusan Haji (KUH) Jeddah, Arab Saudi, Sabtu (6/6/2026), sebagai bagian dari evaluasi penyelenggaraan ibadah haji tahun ini.

Forum evaluasi tersebut dihadiri jajaran Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj), Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi, Amirul Hajj, serta berbagai pemangku kepentingan yang terlibat dalam operasional haji 2026.

Menteri Haji dan Umrah RI, Mochamad Irfan Yusuf, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan haji tahun ini yang dinilai berjalan lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya. Menurutnya, keberhasilan penyelenggaraan haji merupakan hasil kerja sama berbagai pihak sejak tahap persiapan hingga pemulangan jamaah.

“Penyelenggaraan haji tahun ini tidak mudah. Jemaah kita datang dari seluruh Indonesia dengan berbagai macam latar belakang dan keberagaman. Alhamdulillah, dengan kerja sama semua pihak, prosesnya dapat terlaksana dengan baik,” ujar Irfan Yusuf dalam forum evaluasi tersebut.

Baca Juga: Menhaj Pulang ke Indonesia, Evaluasi Haji 2026 Jangan Sekadar Formalitas!

Ia menegaskan bahwa penyelenggaraan haji tidak dapat dilaksanakan hanya oleh Kementerian Haji dan Umrah semata. Dukungan seluruh pemangku kepentingan menjadi faktor penting dalam menjaga kualitas layanan bagi jamaah.

“Kemenhaj tidak berdiri sendiri. Kami membutuhkan kerja sama dari berbagai pihak. Saya mengapresiasi seluruh stakeholder yang sudah bekerja keras dalam menyelenggarakan haji tahun ini,” katanya.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua PPIH Arab Saudi, Ian Heriyawan, memaparkan sejumlah capaian operasional penyelenggaraan haji 2026. Salah satu indikator utama adalah tingkat penyerapan kuota nasional yang mencapai 99,6 persen.

Menurut Ian, dari total kuota yang diberikan kepada Indonesia, hanya sekitar 600 kuota yang tidak terserap hingga akhir proses pemberangkatan.

“Penyerapan kuota kita mencapai 99,6 persen. Ada sekitar 600 kuota yang tidak terserap. Untuk pemulangan, sampai saat ini sudah 78 kloter atau sekitar 30.500 jemaah yang kembali ke Tanah Air,” jelas Ian.

Selain capaian kuota, proses pemulangan jamaah juga terus berlangsung. Hingga awal Juni 2026, puluhan ribu jamaah telah tiba kembali di berbagai debarkasi Indonesia, sementara ribuan jamaah lainnya masih menjalani tahapan akhir pelayanan di Arab Saudi.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Lufaefi
Reporter
Lufaefi
Lufaefi
Editor
Lufaefi