Giliran Romli Atmasasmita yang Menolak Jadi Saksi Meringankan Firli

AKURAT.CO Pakar hukum Romli Atmasasmita menolak menjadi saksi meringankan yang diajukan eks Ketua KPK Firli Bahuri. Sikap Romli, serupa dengan kolega Firli yakni Komisioner KPK, Alexander Marwata yang sebelumnya juga menolak jadi saksi meringankan.
Romli membenarkan sikap menolaknya itu ketika dikonfirmasi wartawan, melalui pesan singkat, dari Jakarta, Rabu (3/1/2024). Romli mengaku hanya bersedia menjadi ahli dalam perkara pemerasan Syahrul Yasin Limpo (SYL), bukan menjadi saksi meringankan.
"Ya, menolak. Dan saya sudah sampaikan kepada Pak Firli dan PH (Penasihat Hukum) nya. Sudah via WA (WhatsApp) ke Kapolda Metro," kata Romli.
Baca Juga: Akhirnya, Jokowi Berhentikan Firli
"Saksi dan saksi ahli berbeda menurut KUHAP. Saksi a de charge dan a charge adalah yang mendengar, mengetahui dan mengalami peristiwa pidana. Saksi ahli seseorang wajib menerangkan serta peristiwa berdasarkan keahliannya," jelasnya.
Ia juga membantah telah menerima panggilan dari Polda Metro Jaya untuk diperiksa sebagai saksi ahli usai disebut penyidik Polda Metro Jaya minta penundaan diperiksa dalam kasus itu.
"Ditreskrimsus Polda Metro tidak pernah juga bertemu saya dan menyampaikan surat panggilan untuk di-BAP sebagai saksi a de charge," ujarnya.
Baca Juga: Sanksi Etik Firli Sudah Harga Mati
Sebelumnya, Wakil Ketua KPK, Alexander Marwata juga dipastikan batal diperiksa polisi sebagai saksi dalam kasus dugaan pemerasan yang dilakukan Ketua KPK non aktif, Firli Bahuri.
Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya, Kombes Ade Safri Simanjuntak, mengatakan pembatalan itu lantaran Alexander Marwata menolak untuk menjadi saksi meringankan (a de charge).
Informasi itu diterima pihaknya dari Biro Hukum KPK RI yang mengirimkan surat. Adapun pemeriksaan Alexander Marwata ini merupakan permintaan dari Firli Bahuri.
Baca Juga: Prof Romli: Kasus Rafael Jelas Objek TPPU, Bukan Tipikor!
"Pada surat yang kami terima sore hari ini, saudara Alex Marwata, Wakil Ketua Pimpinan KPK RI menolak untuk dijadikan saksi a de charge oleh tersangka FB," ucap Ade Safri, kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (19/12/2023).
Selain itu, Alex mengaku ada kesibukan lain dalam menjalankan tugas sebagai Wakil Ketua KPK.
"Tidak dapat memenuhi panggilan tersebut dikarenakan kesibukan dalam menjalankan tugas selaku wakil pimpinan KPK RI," jelasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








