Fredy Pratama Bangun Lab Ekstasi di Sunter karena Kehabisan Modal di Thailand

AKURAT.CO Polisi mengungkapkan alasan gembong narkoba internasional, Fredy Pratama, membangun laboratorium gelap ekstasi di Sunter, Jakarta Utara lantaran mengalami kehabisan modal di Thailand.
"Kenapa dia masih melakukan penggencaran untuk mengirim barang-barang, karena dia udah kehabisan modal, karena kami sudah sepakat kemarin, untuk Fredy Pratama akan kita lengkapi perlengkapan dari Thailand," kata Dirtipidnarkoba Bareskrim Polri, Brigjen Mukti Juharsa kepada wartawan di Bareskrim Polri, Senin (6/5/2024).
Sebagai informasi, Bareskrim Polri telah menggerebek pabrik rumahan atau home industry milik gembong narkoba internasional, Fredy Pratama, yang terletak di Perumahan Taman Sunter Agung, Tanjung Priok, Jakarta Utara.
Baca Juga: Bareskrim Polri Akan Upayakan Penangkapan Istri Fredy Pratama di Thailand
"Alhamdulillah benar kami kembali mengungkap Pabrik Rumahan Narkoba di Sunter, Jakarta Utara,” kata Brigjen Mukti dalam keterangannya, Jumat (5/4/2024).
Mukti menambahkan, pihaknya telah mengamankan 6 orang tersangka dan ribuan butir ekstasi.
Selain itu, pada rumah produksi ditemukan clandestine lab yang menurutnya cukup lengkap. Pasalnya, terdapat mesin cetak ekstasi, bahan baku yang siap cetak, bahan adonan dan alat pendukung pembuatan ekstasi lainnya.
"Bahan baku tersebut jika dicetak bisa mencapai 300.000 butir," imbuhnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 2Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 3Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 7BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 8Ben-Gvir Serukan Pembunuhan 30–40 Orang di Gaza Tiap Malam, Netanyahu Dikritik dari Kanan
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026








