Polri Buru 2 Buron WNA Ukraina, Bos Laboratorium Narkoba di Bali

AKURAT.CO Bareskrim Polri masih memburu dua WNA Ukraina, bos pengendali laboratorium narkoba rahasia (clandestine lab) hydroponic ganja dan mephedrone jaringan hydra Indonesia.
Kabareskrim Polri, Komjen Wahyu Widada mengatakan, dua WNA tersebut berinisial RN dan OK. Kini, keduanya telah masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) polisi.
"Sudah ada di luar, sedang kita cari," kata Komjen Wahyu kepada wartawan di Bali, Rabu (15/5/2024).
Baca Juga: Piala Eropa: Georgia, Polandia, dan Ukraina Lengkapi Tiga Tim Terakhir Lewat Play-Off
Keduanya dilaporkan kabur ke luar Indonesia sejak dilakukan penggerebekan di kompleks Vila Sunny Village, kawasan Tibubeneng, Kabupaten Badung, Bali, pada Kamis (2/5/2024).
"Dia adalah pengendali dari ini semua. Dan operasi ini yang mengendalikan adalah dua DPO tersebut," imbuhnya.
Sementara itu, tiga WNA yang sudah ditetapkan tersangka diketahui masuk ke Indonesia menggunakan visa Izin Terbatas (Itas) investor yang bergerak di bidang properti atau real estate. Untuk itu, pihaknya akan berkoordinasi dengan pihak imigrasi.
"Ini nanti kita koordinasikan dengan imigrasi yang punya kewenangan untuk itu. Kita mapping lagi, kita sampaikan bahwa ada orang-orang seperti ini, jangan sampai masuk ke Indonesia," ujarnya.
Sebelumnya, Bareskrim Polri dan Bea Cukai berhasil mengungkap laboratorium narkoba rahasia (clandestine lab) di kompleks vila Sunny Village, kawasan Desa Tibubeneng, Kabupaten Badung, Bali.
Baca Juga: Ukraina Klaim Telah Menembak Jatuh Lagi Tiga Pesawat Tempur Rusia
Dalam pengungkapan tersebut, pihaknya berhasil mengamankan seorang WNA asal Rusia bernama Konstantin Krutz, dua tersangka asal Ukraina bernama Ivan Volovod dan Mikhayla Volovod, serta satu WNI berinisial LM.
Adapun LM merupakan DPO dari kasus clandestine laboratorium Sunter, Jakarta Utara, pada (4/4/2024) milik Fredy Pratama.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








