Polri Evaluasi Penyidik Polda Jabar Terkait Penanganan Kasus Pembunuhan Vina Cirebon

AKURAT.CO Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) dan Inspektorat Pengawasan Umum (Itwasum) Polri turut mengevaluasi penyidik Polda Jawa Barat (Jabar) terkait penanganan kasus pembunuhan Vina dan Eki di Cirebon 2016 silam.
Kepala Bareskrim Polri, Komjen Wahyu Widada mengatakan, sampai saat ini proses evaluasi tersebut masih berlangsung.
"Ini semua kan proses sedang berjalan. Kita juga tidak bekerja sendirian, dengan teman-teman dari Propam dengan Irwasum akan bekerja sama untuk melihat ini semua. Nanti hasilnya sedang dalam proses," katanya kepada wartawan di Rupatama Mabes Polri, Senin (15/7/2024).
Baca Juga: Status Tersangka Pegi Dicabut, DPR Minta Polda Jabar Investigasi
Selain itu, Wahyu juga tak menutup kemungkinan jika kasus tersebut nantinya ditarik untuk ditangani oleh Bareskrim Polri.
"Yang pasti kita memberikan asistensi kepada Polda Jawa Barat. Setelah nanti ditarik atau tidak, kita lihat perkembangannya. Sekarang masih dalam proses evaluasi," ungkapnya.
Diketahui, kasus pembunuhan Vina dan Eki di Cirebon kembali mencuat dan menjadi perbincangan setelah film 'Vina: Sebelum 7 Hari' dirilis. Kasus ini terjadi pada 2016 di mana korban diperkosa dan dibunuh oleh sejumlah anggota geng motor.
Atas hal ini, polisi telah mengamankan 8 dari 11 pelaku. Tujuh di antaranya yakni Rivaldi Aditya Wardana, Eko Ramadhani, Hadi Saputra, Jaya, Eka Sandi, Sudirman dan Supriyanto yang dijatuhi hukuman penjara seumur hidup.
Sementara satu terpidana lainnya yakni Saka Tatal dijatuhi hukuman delapan tahun penjara. Namun, ia mendapatkan remisi dan hanya wajib menjalankan hukuman selama tiga tahun delapan bulan, sebelum dinyatakan bebas pada April 2020.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








