Dalam struktur tim, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bertindak sebagai pelindung, sementara Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo menjadi penasihat. Kehadiran tim ini menjadi bagian dari upaya besar Polri untuk memperkuat kepercayaan publik melalui reformasi menyeluruh.
Karier Panjang dan Rekam Jejak Cemerlang
Komjen Chryshnanda Dwilaksana bukanlah sosok baru di lingkungan pendidikan dan pelatihan Polri. Ia mulai menjabat sebagai Kalemdiklat Polri sejak 11 November 2024, menggantikan Komjen Pol Purwadi Arianto. Sebelumnya, ia menjabat Kasespim Lemdiklat Polri sejak 2022 hingga 2024.
Perwira tinggi Polri lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 1989 ini lahir di Magelang, Jawa Tengah, pada 3 Desember 1967. Perjalanan kariernya dimulai dari berbagai posisi operasional, seperti Wakasatsabhara Polresta Surakarta pada 1991, Kabag Tatib Ditlantas Polda Sulawesi Utara pada 1992, hingga Kaurbinopsnal Satlantas Polrestabes Semarang pada 1993.
Kariernya semakin menanjak ketika dipercaya menjadi Kabid Humas Polda Metro Jaya pada 2009. Setelah itu, ia bertugas sebagai Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Riau, Dirlantas Polda Metro Jaya, dan Karo Ops Polda Jambi pada 2012.
Usai menamatkan pendidikan Sespimti Polri pada 2014, Chryshnanda memegang berbagai jabatan strategis, antara lain:
-
Analis Kebijakan Madya Bidang Jianstra Sops Polri
-
Kaprodi S-3 Ditprog Pascasarjana STIK Lemdikpol (2015)
-
Kabidbin Gakkum Korlantas Polri (2015)
-
Direktur Keamanan dan Keselamatan (Dirkamsel) Korlantas Polri (2017)
Pada 2022, ia mendapat promosi sebagai Kasespim Lemdiklat Polri sebelum akhirnya menduduki jabatan Kalemdiklat Polri pada 2024.
Prestasi Akademik dan Gelar Profesor
Selain memiliki rekam jejak karier yang impresif, Chryshnanda juga dikenal sebagai jenderal dengan latar akademik yang mumpuni. Setelah lulus Akpol pada 1989, ia menempuh pendidikan S-1 di Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK) pada 1998. Gelar doktor berhasil diraih pada 2005 setelah menamatkan program Studi Kajian Ilmu Kepolisian di Universitas Indonesia (UI). Ia juga memiliki gelar S-3 Ilmu Lingkungan dari UI.
Pendidikan kepolisian lain yang pernah dijalani antara lain Sespim (2006), Sespimti (2014), dan Lemhannas (2019). Selain itu, ia mengikuti berbagai pelatihan seperti Latihan Orientasi Kemampuan Brimob (1990), Dikbanspes PA Gakkum Lantas (1992), hingga kursus intensif bahasa Inggris (1993).
Keberhasilan akademiknya semakin lengkap ketika pada sekitar 2020 ia diangkat sebagai profesor dalam bidang kajian ilmu kepolisian di PTIK. Pengukuhan sebagai Guru Besar PTIK berlangsung pada Juni 2021. Dengan capaian tersebut, Chryshnanda menjadi salah satu perwira Polri dengan kombinasi pengalaman lapangan dan keilmuan yang kuat.
Sosok Polisi dengan Jiwa Seni
Di balik kesibukannya sebagai petinggi Polri, Chryshnanda dikenal sebagai pribadi yang memiliki jiwa seni tinggi. Ia aktif dalam berbagai komunitas seni dan budaya, bahkan kerap membagikan momen kegiatannya di akun Instagram pribadi @chryshnandadwilaksana.
Pada September 2023, ia sempat menggelar pameran tunggal bertajuk Sayap Patah di Bandung, Jawa Barat, yang menampilkan 300 karya seni miliknya. Pada Juni 2023, ia juga hadir dalam pembukaan pameran seni bonsai dan suiseki di Sespim Lemdiklat Polri.
Penghargaan dan Tanda Jasa
Pengabdian panjang Chryshnanda di kepolisian membuatnya menerima berbagai tanda jasa bergengsi, antara lain:
-
Bintang Bhayangkara Nararya
-
Satyalancana Pengabdian VIII, XVI, dan XXIV Tahun
-
Satyalancana Jana Utama
-
Satyalancana Ksatria Bhayangkara
-
Satyalancana Karya Bhakti
-
Satyalancana Dwidya Sistha
-
Satyalancana Bhakti Nusa
-
Satyalancana Santi Dharma
-
UNPROFOR Medal dan UNMIBH Medal
Rangkaian penghargaan tersebut menjadi bukti dedikasi dan kontribusinya bagi institusi Polri.
Penutup
Penunjukan Komjen Chryshnanda Dwilaksana sebagai Ketua Tim Transformasi Reformasi Polri menegaskan pentingnya figur yang memiliki kombinasi pengalaman lapangan, kapasitas akademik, dan integritas dalam mengawal reformasi kepolisian. Dengan rekam jejak panjang, gelar profesor, dan jiwa seni yang humanis, publik menaruh harapan besar agar tim yang dipimpinnya mampu membawa perubahan positif di tubuh Polri.
Kalau kamu tertarik mengikuti perkembangan Tim Transformasi Reformasi Polri dan langkah-langkah reformasi yang akan dijalankan, pantau terus update selanjutnya di kanal berita terpercaya.
Baca Juga: Gerakan Nasional 98 Tolak Politisasi Reformasi Polri, Supremasi Sipil Jadi Landasan Reformasi
Baca Juga: IPW Nilai Momentum Reformasi Polri Belum Tepat
FAQ
1. Siapa Komjen Chryshnanda Dwilaksana?
Komjen Pol. Prof. Dr. Chryshnanda Dwilaksana, M.Si. adalah perwira tinggi Polri berpangkat jenderal bintang tiga yang saat ini menjabat sebagai Kepala Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Kalemdiklat) Polri. Ia juga seorang profesor di bidang kajian ilmu kepolisian.
2. Apa jabatan baru yang diemban Komjen Chryshnanda Dwilaksana?
Pada September 2025, Chryshnanda ditunjuk sebagai Ketua Tim Transformasi Reformasi Polri melalui Surat Perintah Kapolri Nomor Sprin/2749/X/TUK.2.1./2025.
3. Apa tujuan pembentukan Tim Transformasi Reformasi Polri?
Tim ini dibentuk untuk mengelola dan mempercepat proses transformasi institusi kepolisian agar lebih responsif, akuntabel, dan sesuai harapan masyarakat.
4. Siapa saja pimpinan dalam Tim Transformasi Reformasi Polri?
Selain Komjen Chryshnanda sebagai ketua, tim ini memiliki Koorsahli Kapolri Irjen Herry Rudolf Nahak dan Karobindiklat Lemdiklat Polri Brigjen Susilo Teguh Raharjo sebagai wakil ketua. Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menjadi pelindung, dan Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo bertindak sebagai penasihat.
5. Kapan Komjen Chryshnanda mulai menjabat sebagai Kalemdiklat Polri?
Ia resmi menduduki posisi Kalemdiklat Polri sejak 11 November 2024, setelah sebelumnya menjabat sebagai Kasespim Lemdiklat Polri.
6. Bagaimana latar belakang pendidikan Chryshnanda Dwilaksana?
Chryshnanda adalah lulusan Akpol 1989, menempuh S-1 di PTIK (1998), meraih gelar Doktor Kajian Ilmu Kepolisian di Universitas Indonesia (2005), serta gelar S-3 Ilmu Lingkungan di universitas yang sama. Ia juga mengikuti berbagai pendidikan kepolisian seperti Sespim, Sespimti, dan Lemhannas.
7. Apa saja jabatan penting yang pernah dipegang Chryshnanda?
Beberapa di antaranya adalah Kabid Humas Polda Metro Jaya (2009), Dirlantas Polda Metro Jaya, Karo Ops Polda Jambi, Kabidbin Gakkum Korlantas Polri, dan Kasespim Lemdiklat Polri.
8. Apakah Chryshnanda memiliki penghargaan khusus?
Ya, ia telah menerima berbagai tanda jasa seperti Bintang Bhayangkara Nararya, Satyalancana Pengabdian (VIII, XVI, XXIV), Satyalancana Ksatria Bhayangkara, hingga UNPROFOR Medal dan UNMIBH Medal.
9. Apakah Chryshnanda memiliki aktivitas di luar kepolisian?
Selain karier kepolisian, Chryshnanda dikenal memiliki jiwa seni. Ia aktif melukis, mencintai seni budaya, dan pernah menggelar pameran tunggal bertajuk Sayap Patah pada September 2023.
10. Di mana publik bisa mengikuti aktivitas Chryshnanda?
Ia cukup aktif di media sosial, terutama Instagram melalui akun @chryshnandadwilaksana, di mana ia sering berbagi momen seputar seni dan kegiatan sehari-hari.