Periksa Pegawai dan Forwarder, KPK Dalami Dugaan Penerimaan Suap di Ditjen Bea dan Cukai

AKURAT.CO Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mengembangkan penyidikan tindak pidana korupsi di lingkungan Ditjen Bea dan Cukai.
Sejalan dengan pengusutan kasus suap di lingkungan Ditjen Bea dan Cukai, penyidik KPK menjadwalkan pemeriksaan terhadap dua saksi di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta.
Kedua saksi tersebut yakni Senen selaku pegawai Ditjen Bea dan Cukai, serta Ahmad Kusaeri alias Uthie yang berprofesi sebagai wiraswasta sekaligus forwarder.
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengatakan, pemeriksaan terhadap Senen dilakukan untuk mendalami dugaan penerimaan suap oleh oknum di Ditjen Bea dan Cukai.
"Saksi didalami pengetahuannya terkait dugaan penerimaan yang dilakukan oleh oknum di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai," katanya, Rabu (8/4/2026).
Sementara, Ahmad Kusaeri alias Uthie dimintai keterangan terkait mekanisme dan proses pengurusan importasi barang sebagai forwarder.
"Saksi dimintai keterangan terkait mekanisme dan proses yang dilakukan sebagai forwarder dalam importasi barang," ujar Budi.
KPK saat ini masih terus menelusuri dugaan suap dan gratifikasi dalam proses importasi barang di lingkungan Ditjen Bea dan Cukai. Pemeriksaan saksi dilakukan untuk memperjelas alur penerimaan serta mengungkap peran pihak-pihak yang terlibat.
Sebelumnya, KPK telah menetapkan sejumlah tersangka dalam perkara ini, termasuk pejabat di lingkungan Ditjen Bea dan Cukai, serta pihak swasta yang diduga terlibat dalam praktik importasi bermasalah.
KPK memastikan penyidikan perkara dugaan korupsi di sektor kepabeanan tersebut akan terus dikembangkan. Untuk menelusuri aliran dana serta pihak-pihak lain yang diduga turut menikmati keuntungan dari praktik suap dan gratifikasi.
Baca Juga: KPK Temukan Safe House Tambahan di Jakpus, Diduga Simpan Uang Suap Ditjen Bea dan Cukai
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








