KPK Tangkap Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini dalam Operasi Senyap

AKURAT.CO Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menggelar operasi tangkap tangan (OTT).
Kali ini, tim penindakan lembaga antirasuah mengamankan Bupati Lombok Barat, Lalu Ahmad Zaini, Senin (20/7/2026).
Wakil Ketua KPK, Fitroh Rohcahyanto, membenarkan adanya operasi tersebut. Namun, ia belum mengungkapkan secara rinci perkara dugaan korupsi yang menjadi dasar penangkapan.
"Benar," kata Fitroh saat dikonfirmasi.
Hingga saat ini, KPK masih menutup rapat informasi mengenai konstruksi perkara, termasuk barang bukti yang disita dalam operasi tersebut.
Baca Juga: KPK Bongkar Akar Korupsi Kepala Daerah hingga Berujung OTT
Selain itu, Fitroh juga belum mengungkapkan jumlah maupun identitas pihak-pihak lain yang turut diamankan dalam OTT tersebut.
Operasi senyap di Lombok Barat ini menjadi OTT ke-16 yang dilakukan KPK. Sejauh ini, lembaga antirasuah masih melakukan pemeriksaan intensif terhadap para pihak yang diamankan sebelum menentukan status hukum mereka.
Sesuai ketentuan Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2019 tentang Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, KPK memiliki waktu paling lama satu kali 24 jam sejak seseorang diamankan dalam operasi tangkap tangan untuk menentukan status hukumnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 2Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 3Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 7BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 8Ben-Gvir Serukan Pembunuhan 30–40 Orang di Gaza Tiap Malam, Netanyahu Dikritik dari Kanan
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026








