Akurat
Pemprov Sumsel

Antisipasi Dampak Perang Israel - Palestina, Simak Tips Agar Terhindar Dari Jebakan Penjahat Siber Berkedok Donasi Online

Rahma Maulidia | 16 November 2023, 13:42 WIB
Antisipasi Dampak Perang Israel - Palestina, Simak Tips Agar Terhindar Dari Jebakan Penjahat Siber Berkedok Donasi Online

AKURAT.CO - Perang antara Israel dan Hamas yang kian intensif menjadi peluang bagi penjahat siber untuk melancarkan aksi buruknya. Biasanya pelaku memanfaatkan kondisi saat ini dengan kedok membuka donasi untuk warga Palestina.

Selain itu, konflik antara Israel - Hamas juga dimanfaatkan oleh penjahat siber untuk melakukan aksi penipuan lainnya seperti bencana atau keadaan darurat lainnya. Dilansir dari berbagai sumber, terdapat lebih dari 500 email tentang penipuan dan situs web palsu yang dibuat penjahat siber telah tersebar secara luas.

Penjahat siber akan melancarkan aksinya melalui berbagai cara, seperti menjadi badan amal dengan mengundang masyarakat melalui kata-kata emosionalnya. Kemudian, korban diarahkan ke situs-situs palsu yang berisi konteks tentang berbagai konflik.

Oleh karena itu, masyarakat harus tetap berhati-hati dalam memilih tempat donasi supaya terhindar dari penipuan yang dilancarkan penjahat siber.

Berikut ini adalah tips yang harus diterapkan oleh masyarakat supaya terhindar dari jebakan penjahat siber:

1. Periksa ulang situs web atau badan amal yang open donasi

Masyarakat harus tetap waspada saat ingin berdonasi ke badan amal online. Karena tidak menutup kemungkinan jika penjahat siber sedang memanfaatkan kondisi yang ada.

Langkah yang bisa dilakukan adalah melakukan pemeriksaan ulang terhadap organisasi atau pihak yang menyediakan saluran donasi.

Hal ini bertujuan untuk mengetahui keaslian dari badan penyelenggara amal donasi supaya tidak tertipu.

Baca Juga: Pentingnya Mengetahui Modus-modus Pelaku Kejahatan Siber, Ini Diantaranya

2. Disarankan donasi secara langsung

Masyarakat bisa melakukan donasi secara langsung melalui badan amal yang tersedia. Hal ini dapat mencegah terjadinya penipuan yang dilakukan oleh penjahat siber.

Namun, jika masyarakat tetap ingin berdonasi secara online maka lebih baik langsung kunjungi situs atau akun resmi badan amal.

3. Donasi ke badan amal ternama

Masyarakat bisa melakukan donasi melalui lembaga atau badan amal ternama seperti PBB, Unicef dan lain-lain. Lembaga-lembaga ternama menjadi pilihan tepat supaya terhindar dari penjahat siber.

4. Kenali situs resmi dan palsu

Penjahat siber biasanya memiliki keahlian dalam membuat situs web palsu yang mirip dengan situs resminya. Oleh karena itu, dibutuhkan ketelitian dari masyarakat saat ingin melakukan donasi secara online.

5. Tidak mudah percaya

Masyarakat disarankan untuk tidak mudah percaya terhadap segala open donasi di berbagai platform media sosial. Meskipun kerabat dekat menyukai dan membagikannya, masyarakat tetap meluangkan waktu untuk meneliti terlebih dahulu.

Tips di atas tidak hanya berlaku untuk donasi online saja, berbagai bentuk penipuan bisa menerapkan cara tersebut. Intinya adalah masyarakat jangan mudah percaya atas segala sesuatu yang beredar di media sosial tanpa mengeceknya lebih dalam.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.