Produsen Chip Terbesar Dunia Buka Pabrik Pertama di Jepang, PM Fumio Kishida Ucapkan Selamat

AKURAT.CO - Taiwan Semiconductor Manufacturing Co. (TSMC), salah satu produsen chip terbesar di dunia, secara resmi membuka pabrik semikonduktor pertamanya di Jepang. Langkah ini merupakan bagian dari upaya ekspansi global perusahaan tersebut.
Dalam acara peresmian, Mark Liu, Ketua TSMC, mengucapkan terima kasih atas dukungan yang diberikan oleh pemerintah Jepang, komunitas lokal, serta mitra bisnis seperti Sony dan Denso. Pabrik tersebut, diberi nama Japan Advanced Semiconductor Manufacturing (JASM), dijadwalkan akan mulai beroperasi akhir tahun ini.
Dikutip dari Apnews.com, Minggu (25/02/2024), Perdana Menteri Jepang, Fumio Kishida, menyampaikan pesan video ucapan selamat untuk pembukaan pabrik tersebut, menekankan pentingnya kerja sama antara Jepang dan Taiwan dalam teknologi semikonduktor.
Baca Juga: Pemerintahan Biden Gelontorkan Rp77,9 Triliun untuk Pengembangan Chip Komputer
Dengan investasi sektor swasta sebesar $20 miliar atau sekitar Rp 311,8 triliun, TSMC juga mengumumkan rencana untuk membangun pabrik kedua di Jepang dalam waktu tiga tahun mendatang. Kedua pabrik tersebut akan berlokasi di wilayah Kumamoto, barat daya Jepang.
Langkah ini didukung oleh komitmen Jepang untuk memulihkan industri chipnya yang telah mengalami penurunan dalam beberapa dekade terakhir. Dalam upayanya, Jepang telah mengalokasikan dana sebesar $33 miliar atau sekitar Rp 514,6 triliun untuk menghidupkan kembali industri chipnya.
Dengan dibukanya pabrik ini, diharapkan akan tercipta 3.400 lapangan kerja high-tech langsung di Jepang. Hal ini dianggap krusial mengingat meningkatnya permintaan akan chip, terutama dalam industri kendaraan listrik dan kecerdasan buatan.
Selain itu, langkah ini juga menunjukkan strategi Jepang untuk mengurangi ketergantungannya pada impor chip dan mencapai swasembada dalam produksi chip. Dengan kemitraan yang kuat antara TSMC dan perusahaan Jepang seperti Sony dan Denso, diharapkan Jepang dapat memperkuat posisinya dalam industri semikonduktor global.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 7BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








