Meta Perbaiki Tiga Masalah Utama Kacamata VR Quest 3

AKURAT.CO Meta sedang meningkatkan pengalaman pengguna untuk headset VR mereka, Quest 3, dengan memperbaiki beberapa gangguan utama yang juga akan diterapkan pada Quest 2 dan Quest Pro.
Salah satu fitur unggulan dari Quest 3 adalah kemampuan membawa dunia nyata ke dalam pandangan VR. Namun, headset ini masih menghadapi masalah dengan tampilan tangan pengguna yang terkadang terdistorsi.
Dengan pembaruan v66 terbaru, Meta memperkenalkan cara baru untuk memanggil menu dengan mengetuk tombol di pergelangan tangan, mengurangi distorsi dan meningkatkan pengalaman pengguna.
Selain itu, Meta juga menambahkan audio latar belakang yang memungkinkan pengguna untuk memutar musik atau video tanpa mengganggu aktivitas lain di aplikasi 2D seperti Browser.
Meskipun perbaikan passthrough ini eksklusif untuk Quest 3, fitur tombol pergelangan tangan dan audio latar belakang akan hadir di Quest 2 dan Quest Pro.
Meta juga meningkatkan resolusi Netflix di browser web mereka dan menambahkan beberapa pembaruan kecil lainnya, seperti kemampuan menyembunyikan aplikasi di perpustakaan, identifikasi otomatis objek di ruang nyata untuk meningkatkan realisme dalam game dan aplikasi MR, serta sinkronisasi foto dan video dari headset ke galeri web.
Gangguan terbesar dari Quest adalah daya baterai yang cepat habis dan sering memerlukan pembaruan. Namun, Meta telah melakukan peningkatan di area ini.
Dikutip dari Theverge.com, Rabu (5/6/2024), John Carmack, mantan CTO Oculus, menyebutkan bahwa pengurasan daya idle kini lebih baik dan ada opsi mode tidur baru yang memungkinkan Quest diperbarui di latar belakang saat dihubungkan ke daya.
Awal tahun ini, Meta menambahkan kemampuan menggunakan aplikasi dalam posisi berbaring, sebuah fitur yang sudah lama diminta sejak Rift pertama kali dirilis pada 2016.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal






