Akurat
Pemprov Sumsel

Samsung Kembangkan DRAM GDDR7 24Gb Pertama untuk Komputasi AI Masa Depan

Petrus C. Vianney | 21 Oktober 2024, 12:30 WIB
Samsung Kembangkan DRAM GDDR7 24Gb Pertama untuk Komputasi AI Masa Depan

AKURAT.CO Samsung Electronics mengumumkan keberhasilannya mengembangkan DRAM GDDR7 24-gigabit (Gb) pertama di dunia. DRAM terbaru ini menawarkan kapasitas tertinggi dan kecepatan lebih dari 40Gbps, menjadi solusi untuk berbagai aplikasi masa depan, termasuk pusat data dan kecerdasan buatan (AI).

Keunggulan utama GDDR7 terletak pada kemampuan kecepatan dan kapasitas yang jauh lebih baik. DRAM ini dirancang untuk mendukung teknologi grafis terkini, seperti kartu grafis, konsol game dan sistem penggerak otonom.

Selain itu, teknologi ini juga akan diadopsi dalam stasiun kerja AI dan komputasi intensif lainnya. Menurut YongCheol Bae, Wakil Presiden Eksekutif di Samsung Electronics, keberhasilan ini semakin memperkuat posisi Samsung sebagai pemimpin di pasar DRAM grafis.

Baca Juga: Samsung Galaxy A16 5G Akan Dapat Dukungan Perangkat Lunak Lebih Lama dari iPhone

"Kami akan terus memimpin pasar DRAM grafis dengan menghadirkan produk generasi berikutnya yang selaras dengan kebutuhan pasar AI yang terus berkembang," jelasnya, dikutip dari laman resmi Samsung, Minggu (20/10/2024).

GDDR7 24Gb ini dibangun dengan teknologi DRAM 10-nanometer generasi kelima, memungkinkan peningkatan kepadatan sel hingga 50 persen tanpa memperbesar ukuran paketnya.

Selain itu, teknologi pensinyalan PAM3 membantu mencapai kecepatan hingga 40 Gbps, dengan potensi peningkatan hingga 42,5 Gbps.

Samsung juga berhasil meningkatkan efisiensi daya DRAM ini hingga 30 persen dengan menggunakan teknologi manajemen daya yang sebelumnya digunakan pada produk mobile.

Validasi DRAM GDDR7 akan dimulai akhir tahun ini, dan produksinya direncanakan berlangsung pada awal tahun depan.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.