Trump Dilantik, Halaman LGBTQ Dihapus dari Situs Web Gedung Putih

AKURAT.CO Berbagai halaman yang memuat informasi tentang hak LGBTQ dan pengobatan HIV dilaporkan telah dihapus dari situs resmi Gedung Putih, menurut laporan organisasi advokasi LGBTQ, GLAAD.
Setelah pelantikan Presiden Trump, situs Whitehouse.gov mengalami perubahan besar, tidak hanya dalam tampilan, tetapi juga pada kontennya.
Informasi dari era pemerintahan Biden, termasuk halaman-halaman yang mendukung komunitas LGBTQ, digantikan dengan informasi tentang kebijakan dan pejabat administrasi Trump.
Ketika pengguna mencoba mencari istilah seperti lesbian, gay atau biseksual di situs tersebut, hasil pencarian hanya menampilkan dokumen terkait perintah eksekutif era Biden tahun 2022 tentang "Memajukan Kesetaraan untuk Lesbian, Gay, Biseksual, Transgender, Aneh dan Individu Interseks".
Istilah 'transgender' hanya menghasilkan dua hasil, salah satunya terkait perintah eksekutif baru Trump yang menetapkan hanya ada dua jenis kelamin.
Dikutip dari Mashable.com, Rabu (22/1/2025), halaman lain yang kini hilang, termasuk:
- Laporan ekuitas Gedung Putih (halaman 404 saat ini)
- Lembar fakta tentang perluasan akses pengobatan HIV (halaman 404 saat ini)
- Halaman Hak LGBTQ Departemen Luar Negeri (halaman 404 saat ini)
- Halaman Departemen Tenaga Kerja tentang kebijakan LGBTQ (halaman 404 saat ini)
Selain itu, lembar fakta tentang pencapaian LGBTQ di Amerika dan proklamasi Bulan Kebanggaan 2024 juga telah dihapus.
Semua halaman tersebut kini menunjukkan pesan kesalahan '404'.
Presiden dan CEO GLAAD, Sarah Kate Ellis, mengkritik tindakan ini sebagai bentuk sensor terhadap komunitas LGBTQ.
"Presiden Trump mengaku sebagai pendukung kuat kebebasan berbicara, namun dia jelas berkomitmen untuk menyensor informasi apa pun yang mengandung atau terkait dengan LGBTQ Amerika dan masalah yang kita hadap," ujarnya.
Langkah ini dianggap sejalan dengan janji Trump untuk menghapus program keragaman dan menerapkan kebijakan resmi yang hanya mengakui dua jenis kelamin.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal







