Komdigi Gelar Kompetisi TIK Nasional untuk Penyandang Disabilitas

AKURAT.CO Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) lewat Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) menggelar Kompetisi TIK Nasional bagi Penyandang Disabilitas. Ajang ini bertujuan mendorong partisipasi difabel dalam transformasi digital Indonesia.
"Kemkomdigi membuka kesempatan bagi semua orang, termasuk penyandang disabilitas untuk berkarya dan memajukan bangsa di era digital," ujar Meutya Hafid selaku Menteri Komunikasi dan Digital, dikutip dari keterangan resminya, Minggu (24/8/2025).
Meutya menegaskan bahwa keterbatasan fisik tidak menjadi penghalang untuk berinovasi dan berkarya. Ia mencontohkan Vint Cerf, penemu protokol internet TCP/IP yang juga seorang penyandang disabilitas tuli.
"Kisah ini mengajarkan kepada kita bahwa penyandang disabilitas terbukti memiliki kekuatan untuk mengubah arah dunia," kata Meutya.
Menurutnya, transformasi digital yang dijalankan pemerintah membuka peluang lebih luas bagi penyandang disabilitas. Hal ini membuat mereka dapat berkompetisi di dunia kerja dan produktivitas.
Semangat inklusivitas ini juga dikaitkan dengan tema HUT ke-80 RI, Bersatu Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju. "Persatuan hadir ketika seluruh elemen bangsa membuka ruang bagi saudara-saudara kita penyandang disabilitas," tambah Meutya.
Kompetisi TIK Nasional ini dilaksanakan dua tahun sekali oleh BAKTI Komdigi. Tahun ini, sebanyak 2.600 peserta dari berbagai daerah ikut serta dalam empat kategori lomba, yakni Content Creator, Digital Marketing, Digital Office dan Digital Public Relation.
Melalui kegiatan ini, Kemkomdigi menegaskan bahwa transformasi digital bukan hanya soal teknologi. Namun, hal ini juga menjadi gerakan sosial untuk memastikan tidak ada warga yang tertinggal.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 7BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








