Lewat Grand Final Proliga Bolavoli 2024, Bank DKI Ajak Masyarakat Gunakan Transaksi Nontunai

AKURAT.CO Melalui ajang Grand Final Proliga Bolavoli 2024 yang diselenggarakan di Jakarta pada 20-21 Juli 2024, Bank DKI kembali mengajak masyarakat untuk merasakan kemudahan dan keamanan bertransaksi secara nontunai menggunakan produk perbankan digital.
Dukungan ini juga mencakup kolaborasi antara Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) dan Jakarta Experience Board (JXB) dalam penyelenggaraan Proliga Bolavoli 2024.
"Kami ingin terus mengedukasi masyarakat mengenai berbagai manfaat dan kemudahan menggunakan produk perbankan digital, seperti JakOne Mobile untuk berbagai transaksi," kata Direktur Utama Bank DKI, Agus H. Widodo, melalui keterangannya, Selasa (23/7/2024).
Baca Juga: Olimpiade Paris: Pebulutangkis Indonesia Rasakan Hawa Berbeda Porte De La Chapelle Arena
Grand Final Proliga Bolavoli 2024 merupakan seri terakhir dari rangkaian seri liga bola voli profesional Indonesia yang diselenggarakan secara tahunan.
Bertujuan untuk mengangkat kembali popularitas bola voli serta mencetak tim terbaik bangsa.
Bank DKI memandang ajang ini sebagai kesempatan strategis untuk kembali mempromosikan penggunaan transaksi nontunai melalui JakOne Mobile kepada masyarakat luas.
"Kami meyakini bahwa dengan mendorong penggunaan transaksi nontunai, hal ini dapat membantu menciptakan ekosistem ekonomi yang lebih inklusif dan efisien," ucap Agus.
Baca Juga: PDIP Prioritaskan Kader untuk Pilkada Jateng, Bali dan Daerah Basis
Selama berlangsungnya Grand Final Proliga Bolavoli 2024, Bank DKI menyediakan berbagai fasilitas dan promosi menarik untuk pengunjung, di antaranya diskon khusus bagi nasabah yang melakukan pembayaran menggunakan QRIS JakOne Mobile pada merchant di lokasi Fan Zone serta berbagai hadiah menarik bagi pengguna baru aplikasi JakOne Mobile.
Bank DKI juga menyediakan booth layanan di lokasi pertandingan untuk memberikan penjelasan mengenai aplikasi JakOne Mobile, cara melakukan transaksi nontunai serta beberapa tips keamanan dalam bertransaksi digital.
Selain JakOne Mobile, Bank DKI juga terus menyosialisasikan penggunaan JakCard sebagai kartu pembayaran digital pada berbagai moda transportasi terintegrasi di Jakarta, seperti Transjakarta, JakLingko, MRT, LRT dan Commuter Line.
Baca Juga: Cak Imin Sindir Kemenag: Ditegur Soal Pelaksanaan Haji Malah Marah-marah
Serta pembayaran tempat wisata kelolaan Pemprov DKI Jakarta, seperti Monas, TMR Ragunan, Ancol dan berbagai museum.
Sekretaris Perusahaan Bank DKI, Arie Rinaldi, menambahkan bahwa melalui ajang ini, Bank DKI berharap dapat memperkenalkan dan mempromosikan penggunaan transaksi nontunai melalui JakOne Mobile.
"Proliga Bolavoli 2024 merupakan ajang yang tepat untuk mempromosikan transaksi nontunai melalui JakOne Mobile. Melalui berbagai kegiatan edukasi dan sosialisasi yang ada di booth Bank DKI pada lokasi pertandingan, diharapkan dapat membantu masyarakat untuk memahami cara penggunaan dan manfaat dari transaksi digital," Arie menjelaskan.
Baca Juga: Bawa Lini Produk Terbaru dari Vespa, 4 Brands Piaggio Group Hadir Meriahkan GIIAS 2024
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 2Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 3Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 7BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 8Ben-Gvir Serukan Pembunuhan 30–40 Orang di Gaza Tiap Malam, Netanyahu Dikritik dari Kanan
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026








