Kemenkeu Siapkan Pertukaran Data Otomatis, Sri Mulyani Dorong Ekosistem Pajak yang Adil

AKURAT.CO Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menegaskan pentingnya membangun sistem pertukaran data yang terotomasi dan reguler guna menciptakan ekosistem perpajakan yang lebih adil, prediktif, dan akuntabel.
Hal itu disampaikannya dalam unggahan resmi melalui akun Instagram @smindrawati, Sabtu (12/7/2025).
Dalam unggahan tersebut, Sri Mulyani menyampaikan bahwa Kementerian Keuangan sedang memperkuat fondasi untuk menciptakan sistem yang lebih terpadu dan terpercaya dalam optimalisasi penerimaan negara.
“Ke depan, saya harap Kemenkeu dapat membangun sebuah sistem pertukaran data yang terotomasi dan reguler. Ini merupakan terobosan penting,” ujar Sri Mulyani.
Baca Juga: Misbakhun Tekankan Sinergi BI, OJK dan Kemenkeu Untuk Optimalkan Stimulus Ekonomi
Pernyataan itu disampaikan usai Rapat Koordinasi Gabungan Bidang Penerimaan yang digelar Kemenkeu, dengan fokus membangun kapasitas institusi dan mekanisme kerja terpadu antarunit, mulai dari Ditjen Pajak, Ditjen Bea Cukai, hingga Ditjen Anggaran.
Sri Mulyani juga mengapresiasi capaian internal kementeriannya dalam memperkuat koordinasi serta memperbaiki integritas data. Menurutnya, pencapaian ini menjadi fondasi kokoh dalam membangun kepercayaan publik terhadap sistem perpajakan nasional.
Ia menambahkan, sistem pertukaran data yang modern dan andal akan mendukung pelaksanaan kewajiban perpajakan secara lebih transparan dan adil, sehingga mampu memperluas basis pajak tanpa membebani wajib pajak yang patuh.
Baca Juga: Beda Dengan Kemenkeu, BI Optimistis Proyeksi Ekonomi 2026 Capai Titik Tengah 5,1 Persen
Langkah ini menjadi krusial mengingat target penerimaan perpajakan pada semester II-2025 sebesar Rp1.409 triliun. Di tengah koreksi proyeksi pendapatan negara, upaya optimalisasi melalui inovasi teknologi menjadi salah satu strategi utama yang ditekankan oleh Kementerian Keuangan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 7Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 8Kalender Jawa 3 Juni 2026: Watak Weton Rabu Legi, Sosok Jujur yang Disukai Banyak Orang
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal






