Akurat
Pemprov Sumsel

Menkeu Purbaya: Dana SAL Jadi Motor Penggerak Pertumbuhan Swasta

Demi Ermansyah | 14 Oktober 2025, 08:50 WIB
Menkeu Purbaya: Dana SAL Jadi Motor Penggerak Pertumbuhan Swasta

AKURAT.CO Pemerintah menegaskan komitmen untuk memperkuat peran sektor swasta dalam pertumbuhan ekonomi nasional melalui optimalisasi saldo anggaran lebih (SAL). Kebijakan ini diharapkan dapat menjaga daya beli masyarakat sekaligus memperbaiki iklim investasi.

Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan, pemerintah memiliki ruang untuk menyalurkan sebagian dana SAL ke bank-bank Himbara. Langkah tersebut bukan sekadar untuk memperkuat likuiditas, tetapi juga menjadi instrumen dalam mempercepat aktivitas ekonomi di sektor swasta.

“Belanja pemerintah hanya berkontribusi sekitar 10 persen terhadap produk domestik bruto (PDB). Artinya, 90 persen lainnya berasal dari sektor swasta. Karena itu, kami ingin mendorong pertumbuhan melalui penguatan daya beli dan investasi,” ujar Purbaya di Jakarta, Senin (13/10/2025).

Baca Juga: Kemenkeu Tegaskan Rasio Utang 39,86 Persen Masih di Level Aman

Menurutnya, penempatan dana pemerintah di bank Himbara akan membantu memperlancar penyaluran kredit, terutama bagi pelaku usaha kecil dan menengah.

Dengan likuiditas yang terjaga, lanjtunya, bank memiliki ruang lebih luas untuk menyalurkan pembiayaan ke sektor produktif.

Purbaya juga menepis anggapan bahwa kebijakan tersebut merupakan bentuk ekspansi fiskal baru. Ia menegaskan, pemerintah hanya mengalihkan dana yang sudah tersedia agar lebih bermanfaat bagi perekonomian.

“Kami tidak menambah belanja, hanya mengoptimalkan dana yang ada agar roda ekonomi berputar lebih cepat,” katanya.

Baca Juga: Kemenkeu Ubah Pola Pelaporan Utang Demi Perkuat Kredibilitas Data

Sementara itu, Direktur Utama BRI, Hery Gunardi, menyebut pihaknya siap menyalurkan tambahan dana SAL yang diajukan. Sebelumnya, BRI telah menyalurkan 90,4% dari total Rp55 triliun dana penempatan pemerintah yang diterima.

Dengan langkah ini, pemerintah berharap sinergi antara kebijakan fiskal dan moneter dapat menciptakan pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif, menjaga stabilitas sistem keuangan, serta memperkuat kepercayaan pelaku usaha terhadap perekonomian nasional.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.