Menkeu Purbaya: Dana SAL Jadi Motor Penggerak Pertumbuhan Swasta

AKURAT.CO Pemerintah menegaskan komitmen untuk memperkuat peran sektor swasta dalam pertumbuhan ekonomi nasional melalui optimalisasi saldo anggaran lebih (SAL). Kebijakan ini diharapkan dapat menjaga daya beli masyarakat sekaligus memperbaiki iklim investasi.
Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan, pemerintah memiliki ruang untuk menyalurkan sebagian dana SAL ke bank-bank Himbara. Langkah tersebut bukan sekadar untuk memperkuat likuiditas, tetapi juga menjadi instrumen dalam mempercepat aktivitas ekonomi di sektor swasta.
“Belanja pemerintah hanya berkontribusi sekitar 10 persen terhadap produk domestik bruto (PDB). Artinya, 90 persen lainnya berasal dari sektor swasta. Karena itu, kami ingin mendorong pertumbuhan melalui penguatan daya beli dan investasi,” ujar Purbaya di Jakarta, Senin (13/10/2025).
Baca Juga: Kemenkeu Tegaskan Rasio Utang 39,86 Persen Masih di Level Aman
Menurutnya, penempatan dana pemerintah di bank Himbara akan membantu memperlancar penyaluran kredit, terutama bagi pelaku usaha kecil dan menengah.
Dengan likuiditas yang terjaga, lanjtunya, bank memiliki ruang lebih luas untuk menyalurkan pembiayaan ke sektor produktif.
Purbaya juga menepis anggapan bahwa kebijakan tersebut merupakan bentuk ekspansi fiskal baru. Ia menegaskan, pemerintah hanya mengalihkan dana yang sudah tersedia agar lebih bermanfaat bagi perekonomian.
“Kami tidak menambah belanja, hanya mengoptimalkan dana yang ada agar roda ekonomi berputar lebih cepat,” katanya.
Baca Juga: Kemenkeu Ubah Pola Pelaporan Utang Demi Perkuat Kredibilitas Data
Sementara itu, Direktur Utama BRI, Hery Gunardi, menyebut pihaknya siap menyalurkan tambahan dana SAL yang diajukan. Sebelumnya, BRI telah menyalurkan 90,4% dari total Rp55 triliun dana penempatan pemerintah yang diterima.
Dengan langkah ini, pemerintah berharap sinergi antara kebijakan fiskal dan moneter dapat menciptakan pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif, menjaga stabilitas sistem keuangan, serta memperkuat kepercayaan pelaku usaha terhadap perekonomian nasional.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 7BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








