ORI029 Hadir Online, Investasi SBN Mulai Rp1 Juta

AKURAT.CO Pemerintah kembali membuka akses investasi Surat Berharga Negara (SBN) ritel melalui penerbitan Obligasi Negara Ritel seri ORI029.
Instrumen ini bisa dibeli masyarakat dengan nominal mulai dari Rp1 juta secara daring, menandai kelanjutan upaya memperluas inklusi keuangan melalui instrumen investasi negara.
ORI029 ditawarkan dalam dua pilihan tenor, yakni 3 tahun (ORI029T3) dengan kupon tetap 5,45% dan 6 tahun (ORI029T6) dengan kupon tetap 5,80%.
Pelaksana Tugas Direktur Surat Utang Negara (SUN) DJPPR Kementerian Keuangan, Novi Puspita Wardani menegaskan penerbitan ini dirancang agar investor individu, termasuk pemula, dapat berpartisipasi.
Baca Juga: Tawaran Lelang 7 Seri Surat Utang Negara (SUN) Tembus Rp52,6 T, Oversubscribe 2,19 Kali
“Kami batasi maksimumnya agar investor individu yang mau belajar bisa membeli Surat Berharga Negara (SBN) ritel ini,” ujar Novi.
Batas maksimal pembelian ditetapkan Rp5 miliar untuk ORI029T3 dan Rp10 miliar untuk ORI029T6. Skema ini dinilai memberi ruang partisipasi luas bagi investor ritel tanpa didominasi pembelian dalam jumlah sangat besar.
Masa penawaran berlangsung dari 26 Januari 2026 pukul 09.00 WIB hingga 19 Februari 2026 pukul 10.00 WIB. Setelah itu, penetapan hasil penjualan dilakukan pada 23 Februari 2026 dan setelmen pada 25 Februari 2026.
Pembayaran kupon dilakukan setiap bulan pada tanggal 15, dengan pembayaran pertama pada 15 April 2026. ORI029T3 akan jatuh tempo pada 15 Februari 2029, sedangkan ORI029T6 pada 15 Februari 2032.
Dari sisi likuiditas, ORI029 memiliki masa holding period satu kali pembayaran kupon. Investor dapat mulai memperdagangkan obligasi ini di pasar sekunder sejak 16 April 2026.
Seluruh proses pembelian dilakukan secara online melalui empat tahap, yakni registrasi, pemesanan, pembayaran, dan setelmen/konfirmasi. Pemesanan disampaikan melalui sistem elektronik mitra distribusi yang terhubung dengan platform e-SBN Kementerian Keuangan.
Pemerintah menunjuk 28 mitra distribusi untuk ORI029, terdiri atas 18 bank umum, 6 perusahaan efek, dan 4 perusahaan fintech agen penjual efek reksa dana (APERD). Keterlibatan fintech dinilai memperluas jangkauan penjualan hingga generasi muda dan investor digital native.
Dengan nominal pembelian yang terjangkau serta proses yang sepenuhnya digital, ORI029 menjadi salah satu instrumen investasi negara yang dirancang inklusif. Selain berpotensi memberi imbal hasil tetap, investor juga berkontribusi langsung dalam pembiayaan pembangunan melalui APBN.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 120 Twibbon 17 Agustus 2026 Gratis, Cocok untuk Foto Profil dan Rayakan HUT RI
- 2Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 3Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 6Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 7Meludahi Biarawati: Pelecehan Bernuansa Agama oleh Ekstremis Yahudi Menjadi Hal yang Lumrah di Yerusalem
- 8BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026








