Akurat Logo

Menkeu: Sentimen Pasar Tekan Rupiah, Bukan Ekonomi

Andi Syafriadi | 25 April 2026, 13:30 WIB
Menkeu: Sentimen Pasar Tekan Rupiah, Bukan Ekonomi
Ilustrasi Mata Uang Rupiah

AKURAT.CO Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa menilai pelemahan nilai tukar rupiah tidak mencerminkan kondisi fundamental ekonomi Indonesia yang memburuk.

Menurut dia, pergerakan rupiah lebih banyak dipengaruhi oleh faktor eksternal, termasuk dinamika global dan ekspektasi pasar.

“Ini bukan tanda pemburukan ekonomi domestik. Dibandingkan negara lain seperti Malaysia dan Thailand, kita masih relatif kuat,” ujar Purbaya dalam taklimat media di Jakarta, Jumat.

Baca Juga: Tanggapi Pelemahan Rupiah, Bos Kadin: Faktor Dinamika Likuiditas Globak Bukan Fundamental Ekonomi RI

Pernyataan tersebut disampaikan di tengah fluktuasi nilai tukar rupiah yang sempat tertekan, sebelum akhirnya menguat pada penutupan perdagangan.

Berdasarkan data pasar, rupiah ditutup menguat 57 poin atau 0,33% ke level Rp17.229 per dolar AS, dari posisi sebelumnya Rp17.286 per dolar AS.

Purbaya menegaskan, kondisi tersebut menunjukkan bahwa tekanan terhadap rupiah lebih bersifat jangka pendek dan dipicu oleh sentimen global, bukan perubahan pada struktur ekonomi domestik.

Baca Juga: Rupiah Ambruk 105 Poin ke Rp17.286, Airlangga: Kita Monitor Saja

"Oleh sebab itu, pengelolaan persepsi pasar mengingat sentimen negatif dapat memperbesar tekanan terhadap nilai tukar meskipun indikator fundamental tetap stabil," ucapnya kembali.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.