Menkeu: Sentimen Pasar Tekan Rupiah, Bukan Ekonomi

AKURAT.CO Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa menilai pelemahan nilai tukar rupiah tidak mencerminkan kondisi fundamental ekonomi Indonesia yang memburuk.
Menurut dia, pergerakan rupiah lebih banyak dipengaruhi oleh faktor eksternal, termasuk dinamika global dan ekspektasi pasar.
“Ini bukan tanda pemburukan ekonomi domestik. Dibandingkan negara lain seperti Malaysia dan Thailand, kita masih relatif kuat,” ujar Purbaya dalam taklimat media di Jakarta, Jumat.
Baca Juga: Tanggapi Pelemahan Rupiah, Bos Kadin: Faktor Dinamika Likuiditas Globak Bukan Fundamental Ekonomi RI
Pernyataan tersebut disampaikan di tengah fluktuasi nilai tukar rupiah yang sempat tertekan, sebelum akhirnya menguat pada penutupan perdagangan.
Berdasarkan data pasar, rupiah ditutup menguat 57 poin atau 0,33% ke level Rp17.229 per dolar AS, dari posisi sebelumnya Rp17.286 per dolar AS.
Purbaya menegaskan, kondisi tersebut menunjukkan bahwa tekanan terhadap rupiah lebih bersifat jangka pendek dan dipicu oleh sentimen global, bukan perubahan pada struktur ekonomi domestik.
Baca Juga: Rupiah Ambruk 105 Poin ke Rp17.286, Airlangga: Kita Monitor Saja
"Oleh sebab itu, pengelolaan persepsi pasar mengingat sentimen negatif dapat memperbesar tekanan terhadap nilai tukar meskipun indikator fundamental tetap stabil," ucapnya kembali.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







