Akurat Logo

Rupiah Segera Menguat, Dasco Imbau Masyarakat Lepas Dolar

Andi Syafriadi | 11 Juni 2026, 12:18 WIB
Rupiah Segera Menguat, Dasco Imbau Masyarakat Lepas Dolar
Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad

AKURAT.CO Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, mengaku optimis pemerintah akan melakukan berbagai upaya konkret untuk memperkuat mata uang rupiah.

Dasco menjelaskan bahwa saat ini pemerintah sedang menyiapkan beberapa strategi khusus untuk menaikkan nilai tukar rupiah.

"Saya juga mendapatkan informasi dari pihak pemerintah bahwa dalam minggu-minggu ini ada strategi khusus yang akan dilakukan pemerintah. Dari informasi yang saya dengar, saya yakin langkah-langkah tersebut akan membuat nilai tukar rupiah semakin menguat," kata Dasco di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (11/6/2026).

Baca Juga: Daftar KBIHU yang Terseret Kasus Dam Haji 2026, Sejumlah Oknum Diduga Raup Keuntungan Ratusan Juta Rupiah

Lebih lanjut, Dasco juga mengakui Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan rupiah mulai menguat dalam beberapa hari terakhir. Penguatan tersebut tidak lepas dari kepercayaan publik yang tinggi terhadap pemerintah.

"Ya, saya pikir kepercayaan terhadap pemerintah juga semakin kuat sehingga hal itu berpengaruh terhadap pasar dan juga terhadap penguatan nilai tukar rupiah," katanya.

Atas hal tersebut, Dasco menyarankan kepada masyarakat bagi yang memiliki dolar AS untuk segera menukarnya ke mata uang rupiah. Dirinya khawatir apabila masyarakat yang masih menyimpan dolar berharap mendapatkan keuntungan lebih, justru akan rugi lantaran rupiah ke depan diprediksi akan terus menguat.

Baca Juga: Rupiah dan IHSG Menguat, SBY: Pemerintah Masih Punya Sumber Daya Atasi Tekanan Ekonomi

"Mungkin bagi teman-teman sekalian yang saat ini menyimpan dolar karena ingin berharap ada kelebihan, sebaiknya dolarnya dilepas. Karena kalau kemudian sudah minggu depan nilai rupiah menguat, kan kasihan kalau simpan-simpan dolar. Itu imbauan saya sih," tegasnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.