5 Jenis Polutan Yang Dapat Memperburuk Kualitas Udara, Digunakan Dalam Kehidupan Sehari-Hari

AKURAT.CO, Kualitas udara di Jakarta yang memburuk belakangan ini disebabkan oleh beberapa polutan dan zat-zat kimia lainnya. Hal tersebut tentu saja merugikan masyarakat yang melakukan aktivitas di luar ruangan.
Selain dari kendaraan, ternyata beberapa polutan lainnya berasal dari beberapa barang yang digunakan sehari-hari.
Untuk mengantisipasi polusi yang semakin parah, ketahui jenis-jenis polutan yang dapat memperburuk udara di bawah ini.
Baca Juga: Cegah Berkembangnya Polutan di dalam Ruangan, Coba Cara Ini
Polutan yang Dapat Memperburuk Kualitas Udara
Dikutip dari berbagai sumber pada Kamis (7/9/2023), berikut jenis-jenis polutan yang dapat memperburuk kualitas udara:
1. Formaldehida
Formaldehida merupakan senyawa kimia berbentuk gas, tidak berwarna, dan memiliki aroma yang kuat.
Senyawa ini sering digunakan sebagai bahan desinfektan, deodoran, dan cairan pembalsaman. Biasanya dapat ditemukan pada produk-produk pembersih lantai, deodoran, dan fungisida atau pembasmi serangga.
Aromanya yang sangat tajam membuat orang yang menghirupnya secara berlebihan bernafas seperti tercekik.
2. Benzena
Salah satu polutan lainnya yang mudah ditemukan dalam kehidupan sehari-hari oleh manusia yaitu benzena.
Benzena adalah zat kimia berbentuk cair, tidak berwarna, dan mudah menguap ke udara.
Senyawa ini bisa ditemukan pada beberapa alat dan bahan seperti detergen, insektisida, tinta, oli, cat, plastik, karet, bahan bakar kendaraan, bensin, dan asap tembakau.
Sifatnya mudah menguap ke udara, sehingga termasuk ke dalam daftar polutan yang dapat memperburuk kualitas udara.
3. Nitrogen Dioksida (NO2)
Nitrogen dioksida atau NO2 merupakan senyawa kimia berwujud gas, tidak berwarna, dan memiliki aroma yang sangat tajam.
Senyawa yang terkandung dalam asap kendaraan ini ditetapkan sebagai polutan udara karena membawa komponen yang dapat menyebabkan hujan asam.
Selain itu, nitrogen dioksida yang beterbangan di udara bisa mengganggu sistem pernapasan manusia.
4. Trikloroetilen
Trikloroetilen merupakan senyawa kimia cair yang tak berwarna dan mudah menguap ke udara. Senyawa ini sering digunakan dalam proses industri sebagai pelarut bahan logam.
Trikloroetilen juga bisa ditemukan pada beberapa alat dan bahan berupa cat, vernis, dan lem.
Selain dapat mengganggu sistem pernapasan, zat kimia ini juga bisa menyebabkan iritasi mata dan kulit.
5. Karbon Monoksida (CO)
Karbon monoksida (CO) merupakan zat kimia beracun berwujud gas yang tidak memiliki warna dan aroma.
Gas berbahaya ini bisa dihasilkan dari pembakaran sampah, kayu, arang, propana, dan asap buangan kendaraan.
Jika dihirup berlebihan, karbon monoksida akan mengikat hemoglobin dalam darah sehingga mengurangi kemampuan darah mengirim oksigen ke seluruh organ tubuh.
Umumnya, efek yang ditimbulkan adalah kelelahan, sakit kepala, kebingungan, dan pusing akibat pengiriman oksigen ke otak yang tidak memadai.
Itulah beberapa polutan yang sangat erat dengan kehidupan sehari-hari manusia. Untuk mencegah perburukan kualitas udara, maka bijaklah dalam menggunakan segala alat dan bahan yang mengandung polutan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 5Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK





