Minta Rempang Tak Dipolitisasi, Bahlil: Jangan Negara Ini Difitnah Terus
Atikah Umiyani | 2 Oktober 2023, 15:05 WIB

AKURAT.CO - Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia meminta agar persoalan lahan di Pulau Rempang tidak dipolitisasi oleh sejumlah pihak.
Bahlil menjelaskan, sampai saat ini sudah ada 332 keluarga yang sudah secara sukarela untuk digeser lokasi tempat tinggalnya. Ia menegaskan, tidak ada pemaksaan soal pergeseran tersebut.
"Saya menyampaikan juga ada fakta dari 961 KK yang sudah menyatakan suka rela untuk digeser itu sudah mencapai 322 per hari ini, jadi tidak benar kalau ada isu itu dipaksa-paksa," kaya Bahlil saat rapat kerja dengan Komisi VI DPR RI, Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (2/10/2023).
Baca Juga: BKPM: 300 KK Di Rempang Sukarela Pindah
Bahlil membenarkan, awalnya ada sedikit pemaksaan agar warga mau direlokasi. Namun, ia menegaskan pemaksaan itu sudah tidak ada lagi sejak dirinya turun langsung ke Pulau Rempang untuk mencari solusi yang dinginkan masyarakat.
"Awalnya iya ketua, ada saudara-saudara kita dari aparat yang masuk awalnya sebelum saya turun. Tapi begitu saya turun tidak ada lagi. Jadi jangan negara ini dijadikan sebagai negara fitnah terus," ucapnya.
Oleh sebab itu, Bahlil meminta kasus lahan yang di Pulau Rempang tidak dipolitisir apalagi disertai dengan fitnah. Sebab, ia tidak ingin pemerintah secara terus menerus dibenturkan dengan masyarakat.
"Silakan kalian berpolitik, nggak apa-apa. Tapi jangan jadikan isu-isu begini dalam urusan-urusan politik. Kasian ini kita dipertentangkan terus dengan rakyat," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini










