Laporan Oxford Economics: Airbnb Sumbang Rp14,4 T Ke Perekonomian RI

AKURAT.CO Riset terbaru dari Oxford Economics menemukan bahwa Airbnb merupakan salah satu pilar penting dalam industri pariwisata Indonesia, dengan kontribusi sekitar Rp14,4 triliun pada Produk Domestik Bruto (PDB) dan penciptaan lebih dari 93.000 lapangan kerja di Indonesia pada tahun 2022.
Laporan tersebut juga mengungkapkan adanya peningkatan yang signifikan dari pengeluaran tamu yang menginap di Airbnb terhadap komunitas lokal. Pada tahun 2022, tamu-tamu Airbnb menghabiskan Rp15,7 triliun selama singgah di Indonesia, termasuk untuk transportasi, restoran, toko retail, hingga kerajinan dan juga pusat hiburan.
Hal ini memperlihatkan kontribusi yang besar dari tamu-tamu Airbnb terhadap pariwisata di Indonesia. Pada tahun 2022, tamu mancanegara Airbnb menjadi penyumbang terbesar, yaitu sebesar 76% dari total pengeluaran wisatawan di Indonesia, dengan total lebih dari Rp11,9 triliun.
Baca Juga: Barbie Dreamhouse Akan Disewakan Untuk Umum Secara Gratis Di Airbnb
Laporan tersebut juga menemukan dua perubahan penting dalam perilaku bepergian semenjak pandemi, seperti penyebaran destinasi wisata yang menjauh dari kawasan perkotaan dan jangka waktu menginap yang lebih lama karena peraturan bekerja yang lebih fleksibel (work from home/anywhere).
Direktur Konsultan Ekonomi di Asia untuk Oxford Economics, James Lambert mengatakan bahwa Airbnb jelas memainkan peran penting dalam ketahanan dan pemulihan sektor pariwisata Indonesia setelah pandemi Covid-19.
“Airbnb telah menjadi bagian dari berbagai tren yang membentuk kembali industri pariwisata di Indonesia, mulai dari pergeseran wisata yang menjauh dari perkotaan ke arah pedesaan, hingga meningkatnya permintaan untuk penginapan jangka panjang yang didorong oleh adanya fenomena tinggal dan bekerja dari mana saja,” ujar Lambert dikutip Rabu (18/10/2023).
General Manager Airbnb untuk Asia Tenggara, India, Hong Kong dan Taiwan, Amanpreet Singh Bajaj, menambahkan kontribusi ekonomi pada PDB dan terciptanya lapangan kerja yang didorong oleh perjalanan menggunakan Airbnb di Indonesia telah menciptakan dampak ekonomi yang luar biasa.
Dampaknya, pertumbuhan bisnis lokal seperti toko, restoran, bar, dan juga kafe — yang menjadi bagian penting dalam pengalaman bepergian wisatawan di suatu destinasi — meningkat dan pada akhirnya menciptakan lapangan kerja bagi penduduk lokal.
“Pertumbuhan jangka waktu menginap yang panjang mulai terjadi sejak 2020, dikarenakan adanya pengaturan kerja yang fleksibel, yang pada akhirnya membuat beberapa destinasi dapat menarik para tamu untuk menginap lebih lama dan lebih banyak berbelanja di daerah tempatnya menginap,”imbuh Aman.
Aman juga menjelaskan bahwa saat ini, pariwisata tersebar lebih rata, sehingga manfaat perekonomian dapat tersebar ke lebih banyak destinasi dan memungkinkan kontribusi ekonomi untuk area pedesaan maupun regional. Penyebaran wisatawan ini juga didorong oleh para Host di Airbnb yang telah membuka peluang ekonomi kreatif bagi komunitas lokal. "Kami berkomitmen untuk terus menjadi mitra pemerintah dan komunitas lokal dalam," kata Aman
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 2Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 3Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 7BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 8Ben-Gvir Serukan Pembunuhan 30–40 Orang di Gaza Tiap Malam, Netanyahu Dikritik dari Kanan
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026









