Menkeu Bahas Agenda Ekonomi Global di Pertemuan G20 Sao Paulo

AKURAT.CO Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati membahas agenda-agenda global seperti kebijakan ekonomi untuk mengatasi kesenjangan, pertumbuhan ekonomi, inflasi, stabilitas keuangan, perpajakan internasional, dan reformasi tata kelola global bersama perwakilan negara G20 lainnya.
Hal tersebut dibahas dalam pertemuan Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Sentral (FMCBG) negara-negara G20 di Sao Paulo, Brasil, yang dipimpin oleh Presidensi G20 Brasil.
"Tren dan guncangan global saat ini, seperti pandemi, perubahan iklim, teknologi digital, fragmentasi, dan proteksionisme perdagangan memperparah kesenjangan dan berdampak negatif bagi negara berpendapatan rendah, terutama bagi keluarga miskin, perempuan, dan daerah tertinggal," ujar Menkeu Sri Mulyani dalam keterangan tertulis, Jumat (1/3/20224).
Baca Juga: Inflasi RI Terendah Kelima di G20, Menko Airlangga: Berkat Kordinasi TPIP-TPID
Meskipun pemulihan ekonomi lebih baik dari yang diperkirakan, prospek pertumbuhan jangka menengah masih lemah, dan tantangan sosio-ekonomi dan lingkungan semakin memperburuk situasi bagi penduduk miskin dan rentan, terutama di negara-negara berkembang.
Para peserta juga menyadari risiko geopolitik akibat perang dan konflik terhadap ekonomi global.
Selain itu, pentingnya meningkatkan efektivitas bank-bank pembangunan multilateral dan mendukung implementasi solusi dua pilar perpajakan internasional juga menjadi sorotan dalam pertemuan ini.
Saat mengikuti pertemuan pertama Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Sentral G20 di bawah kepemimpinan Brasil, Menkeu Sri Mulyani juga menjalani rangkaian pertemuan satu lawan satu dengan Menteri Keuangan dari negara-negara mitra dan pemimpin organisasi internasional.
Ini mencakup Menteri Keuangan Australia, Jim Chalmers, Komisioner Uni Eropa untuk Urusan Ekonomi, Paolo Gentiloni, Presiden Bank Dunia, Ajay Banga, Presiden Asian Infrastructure Investment Bank (AIIB), Jin Liqun, dan Sekretaris Jenderal OECD, Mathias Cormann.
Pertemuan ini turut membahas isu-isu makroekonomi global dan rencana kerja prioritas G20 serta kerja sama bilateral antara Indonesia dan mitra-mitra internasional.
Dalam pertemuan dengan Sekretaris Jenderal OECD, Menkeu mengucapkan terima kasih atas dukungan penuh anggota OECD terhadap keanggotaan Indonesia, serta menyatakan kesiapan Indonesia untuk berpartisipasi dalam penyusunan Peta Jalan Proses Aksesi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 5Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









