Prabowo Perlu Strategi Ini Untuk Capai Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen
Demi Ermansyah | 23 September 2024, 13:32 WIB

AKURAT.CO Rektor Universitas Paramadina, Prof. Didik Junaidi Rachbini, menyoroti pentingnya strategi yang matang dalam mewujudkan visi ambisius Presiden Terpilih Prabowo Subianto yang ingin mencapai pertumbuhan ekonomi sebesar 8%.
Menurutnya, visi ini bertujuan untuk membawa Indonesia keluar dari perangkap pendapatan menengah atau 'middle income trap' dan mencapai status negara maju.
Didik menjelaskan, jika ekonomi Indonesia hanya tumbuh di kisaran 5 persen atau lebih rendah, maka negara ini akan sulit untuk berkembang lebih jauh dan terus terjebak dalam kategori negara berpenghasilan menengah. Menurutnya, pertumbuhan yang lamban ini hanya akan membuat Indonesia tertinggal.
"Prabowo perlu memprioritaskan beberapa langkah penting guna mencapai target pertumbuhan tersebut, salah satunya adalah menjaga stabilitas makroekonomi dan mengurangi ketergantungan pada utang yang saat ini sangat tinggi," ungkap Didik dalam webinar berjudul Prospek Kebijakan Ekonomi Prabowo pada Minggu (22/9/2024).
Ia menekankan bahwa stabilitas inflasi, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS, dan penurunan suku bunga juga harus dijaga dengan baik. Langkah-langkah ini, tambah Didik, akan membantu memperkuat perekonomian nasional.
Selain itu, Didik juga menyebut perlunya memperbaiki kebijakan perdagangan untuk mendorong ekspor Indonesia ke pasar global. "Soal tarif ekspor, itu masih bisa dinegosiasikan, dan pemerintah juga bisa memberikan insentif kepada para eksportir di masa mendatang," tambah Didik.
Dengan penerapan langkah-langkah strategis ini, Didik optimis bahwa Indonesia dapat mencapai target pertumbuhan 8% yang diusung oleh Prabowo dan keluar dari perangkap pendapatan menengah.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








