Gubernur The Fed Chicago Pede Tenaga Kerja Tetap Stabil di Tengah Berbagai Gejolak

AKURAT.CO Gubernur Bank Sentral AS (The Fed) Chicago, Austan Goolsbee menyatakan bahwa kondisi pasar tenaga kerja Amerika Serikat masih cukup stabil meskipun data terkait lapangan kerja menunjukkan fluktuasi.
“Bagi saya, situasinya terasa cukup berkelanjutan dan mendukung lapangan kerja penuh, meskipun begitu kita harus tetap hati-hati dalam memastikan pemangkasan suku bunga dalam pertemuan The Fed bulan ini (Desember). Kami masih memprediksi suku bunga akan sedikit lebih rendah setahun ke depan,” ujar Goolsbee melalui lansiran Bloomberg, Senin (9/12/2024).
Seperti yang diketahui, menurut data terbaru menunjukkan perekrutan tenaga kerja meningkat pada November, dengan tambahan 227.000 pekerja, setelah Oktober terganggu badai dan pemogokan. Pertumbuhan upah juga melampaui ekspektasi.
Baca Juga: Gubernur The Fed San Fransisco Soroti Pertumbuhan Tenaga Kerja AS
Namun, kenaikan angka tersebut dibarengi dengan peningkatan tingkat pengangguran, yang membuat para pembuat kebijakan harus lebih cermat menunggu data inflasi yang akan dirilis minggu depan.
Goolsbee menegaskan, jeda dalam siklus pemotongan suku bunga The Fed dapat terjadi jika kondisi inflasi atau pasar kerja berubah drastis. Ia tetap optimistis dengan perkembangan inflasi sejauh ini, meskipun ada beberapa kendala dalam data harga terkini.
Tak hanya itu saja, dirinya juga memperkirakan suku bunga dalam 12 bulan mendatang akan turun ke level yang netral, yakni tidak terlalu membebani atau mendorong ekonomi. Suku bunga netral, menurut para pejabat The Fed, berkisar antara 2,4% hingga 3,8%, dengan median di angka 2,9%.
“Kami masih berusaha memahami dengan tepat di mana posisi netral ini, sebab perlambatan laju pemangkasan suku bunga merupakan langkah yang masuk akal," paparnya.
Sebagai informasi, hingga kini The Fed telah memangkas suku bunga sebesar 0,75% sejak September, dan kemungkinan akan menurunkan lagi sebesar 0,25% pada pertemuan terakhir tahun ini.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini










