Incar Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen, Investasi Dipatok Naik 15,67 Persen per Tahun
Hefriday | 10 Februari 2025, 16:08 WIB

AKURAT.CO Pemerintah menargetkan rata-rata pertumbuhan investasi naik 15,67% per tahun guna mencapai pertumbuhan ekonomi sebesar 8% pada 2029.
Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Rosan Roeslani, mengungkapkan bahwa target tersebut sesuai dengan arahan Presiden Prabowo Subianto.
Dalam acara diskusi yang diselenggarakan oleh Bank Dunia di Jakarta, Senin (10/2/2025), Rosan menjelaskan bahwa rencana investasi baru yang masuk ke Indonesia hingga 2029 ditargetkan mencapai Rp13.032,8 triliun atau sekitar USD814,6 miliar (kurs Rp16.000 per dolar AS).
"Tahun lalu, total investasi yang berhasil kita capai mencapai USD114,3 miliar atau Rp1.714 triliun, melampaui target yang ditetapkan Presiden dengan pencapaian 103,9 persen," ujar Rosan.
Rosan merinci bahwa untuk mencapai target jangka panjang tersebut, pemerintah telah menetapkan proyeksi investasi tahunan sebagai berikut:
- 2025: Rp1.905,6 triliun (USD119,1 miliar)
- 2026: Rp2.175,26 triliun (USD136 miliar)
- 2027: Rp2.567,47 triliun (USD160,5 miliar)
- 2028: Rp2.969,64 triliun (USD185,6 miliar)
- 2029: Rp3.414,82 triliun (USD213,4 miliar)
Dengan tren pertumbuhan investasi yang konsisten di atas 15,67% per tahun, diharapkan Indonesia dapat mencapai pertumbuhan ekonomi 8% pada 2029.
Rosan optimistis bahwa sektor hilirisasi akan memainkan peran penting dalam pencapaian target investasi nasional. Ia menyebut bahwa pada tahun sebelumnya, kontribusi investasi dari sektor hilirisasi mencapai 28,8%, dan diharapkan meningkat menjadi 30% dalam lima tahun ke depan.
"Pemerintah terus berupaya meningkatkan nilai tambah dari sumber daya alam melalui hilirisasi. Ini menjadi salah satu strategi utama untuk meningkatkan daya saing investasi Indonesia di pasar global," kata Rosan.
Dalam kesempatan yang sama, Rosan juga mengajak investor global untuk tidak ragu menanamkan modalnya di Indonesia. Menurutnya, negara ini memiliki potensi besar untuk tumbuh menjadi negara maju pada 2045, sehingga menjadi peluang emas bagi para investor.
"Kami ingin kalian menjadi bagian dari perjalanan luar biasa ini," ujar Rosan kepada peserta diskusi dari berbagai negara.
Presiden Prabowo Subianto secara tegas mendukung upaya peningkatan investasi di berbagai sektor. Menurut Rosan, dukungan tersebut disampaikan langsung oleh Presiden setelah ia melaporkan capaian investasi Indonesia pada 2024 serta target baru yang disusun untuk lima tahun ke depan.
"Bapak Presiden mendukung penuh karena investasi memiliki kontribusi yang sangat signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia," kata Rosan di Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (4/2/2025).
Pemerintah terus melakukan berbagai langkah strategis guna menarik lebih banyak investasi ke Indonesia. Beberapa kebijakan yang diterapkan antara lain:
- Penyederhanaan regulasi dan perizinan melalui implementasi Undang-Undang Cipta Kerja
- Peningkatan infrastruktur guna mendukung investasi, termasuk pembangunan kawasan industri dan pelabuhan
- Insentif fiskal seperti tax holiday, tax allowance, dan kemudahan perizinan bagi investor asing maupun domestik
- Mendorong hilirisasi industri, khususnya di sektor pertambangan dan manufaktur, guna meningkatkan nilai tambah ekonomi
Dengan proyeksi pertumbuhan ekonomi 8% pada 2029, Indonesia semakin mendekati visi Indonesia Emas 2045, di mana negara ini ditargetkan menjadi salah satu kekuatan ekonomi terbesar di dunia.
"Jika kita bisa mempertahankan momentum investasi ini, bukan tidak mungkin Indonesia akan mencapai targetnya sebagai negara maju sebelum 2045," tutur Rosan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini










