Akurat
Pemprov Sumsel

Apakah Dunia Akan Mengalami Resesi Besar pada 2030?

Redaksi Akurat | 18 Maret 2026, 14:24 WIB
Apakah Dunia Akan Mengalami Resesi Besar pada 2030?
Apakah Dunia Akan Mengalami Resesi Besar pada 2030

AKURAT.CO Isu mengenai kemungkinan resesi global sering menjadi perhatian para ekonom dan pelaku industri.

Dalam beberapa tahun terakhir, berbagai laporan ekonomi menunjukkan bahwa pertumbuhan ekonomi dunia mulai melambat. Hal ini memunculkan pertanyaan, apakah dunia akan mengalami resesi besar pada 2030.

Beberapa lembaga internasional seperti Bank Dunia dan IMF memperkirakan bahwa ekonomi global akan menghadapi berbagai tantangan, mulai dari perubahan demografi hingga ketegangan geopolitik. Kondisi tersebut dapat memengaruhi stabilitas ekonomi global dalam jangka panjang.

Baca Juga: Buntut Tarif Trump, JP Morgan Makin Yakin dengan Kemungkinan Resesi Global

Faktor yang Memengaruhi Risiko Resesi Global

1. Perlambatan Pertumbuhan Ekonomi Dunia

Pertumbuhan ekonomi global diperkirakan akan melambat dalam beberapa dekade ke depan.

Penurunan produktivitas dan berkurangnya investasi menjadi salah satu faktor utama yang dapat memperlambat pertumbuhan ekonomi dunia. Jika pertumbuhan ekonomi terus melemah, risiko resesi di beberapa negara dapat meningkat.

2. Ketegangan Geopolitik

Konflik antarnegara dan ketegangan geopolitik juga dapat memengaruhi stabilitas ekonomi global. Gangguan perdagangan internasional serta ketidakpastian pasar sering kali menyebabkan investasi menurun dan aktivitas ekonomi melambat.

3. Krisis Energi dan Perubahan Iklim

Krisis energi dan perubahan iklim dapat memberikan tekanan besar pada perekonomian dunia. Kenaikan harga energi serta gangguan produksi dapat memicu inflasi dan memperlambat aktivitas ekonomi.

Apakah Resesi Global Pasti Terjadi?

Meskipun banyak risiko yang dapat memicu perlambatan ekonomi, para ekonom menilai bahwa resesi global pada 2030 belum tentu terjadi.

Banyak negara saat ini berupaya memperkuat stabilitas ekonomi melalui kebijakan fiskal, investasi teknologi, serta transisi energi.

Dengan langkah-langkah tersebut, ekonomi global masih memiliki peluang untuk tetap tumbuh meskipun menghadapi berbagai tantangan.

Pertanyaan mengenai apakah dunia akan mengalami resesi besar pada 2030 masih menjadi perdebatan di kalangan ekonom. Meskipun berbagai risiko ekonomi global terus meningkat, banyak negara juga berupaya memperkuat stabilitas ekonomi agar dapat menghindari krisis besar di masa depan.

Reiviena Bellia Agitha (Magang)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

R
R