Menkeu Bessent: Inflasi Inti Menurun, The Fed Perlu Turunkan Suku Bunga

AKURAT.CO Pemerintah Amerika Serikat mulai memberi sinyal kuat terkait arah kebijakan moneter ke depan.
Menteri Keuangan AS, Scott Bessent, menyatakan bahwa tekanan inflasi inti di Negeri Paman Sam menunjukkan tren penurunan.
Pernyataan tersebut menjadi indikator penting di tengah ketidakpastian global, termasuk dampak konflik geopolitik terhadap harga energi.
Baca Juga: Nominasi Kevin Warsh jadi Gubernur Tertahan, Transisi The Fed Kian Terancam?
Bessent menegaskan bahwa inflasi inti yang tidak memasukkan komponen harga pangan dan energi diperkirakan akan terus menurun dalam beberapa waktu ke depan.
Ia bahkan menyebut, kondisi tersebut pada akhirnya akan mendorong Federal Reserve atau The Fed untuk memangkas suku bunga acuan.
“Inflasi inti akan terus turun… The Fed pada akhirnya perlu menurunkan suku bunga,” kata Bessent dikutip dari laman reuters.
Meski demikian, ia memahami jika bank sentral memilih menunggu perkembangan lebih lanjut, terutama terkait dampak konflik Iran terhadap perekonomian global.
Sinyal pelonggaran moneter ini muncul di tengah kondisi ekonomi AS yang relatif kuat pada awal tahun 2026.
Bessent menyebut performa ekonomi pada Januari hingga Februari masih solid, sehingga memberi ruang bagi The Fed untuk bersikap hati-hati sebelum mengambil keputusan.
Namun di sisi lain, proyeksi kebijakan The Fed menunjukkan arah yang lebih longgar. Berdasarkan proyeksi terbaru, bank sentral AS diperkirakan akan melakukan setidaknya satu kali pemangkasan suku bunga pada 2026, masing-masing sebesar 25 basis poin.
Saat ini, suku bunga acuan The Fed masih berada di kisaran 3,5%–3,75%, setelah serangkaian penyesuaian sejak 2025.
Baca Juga: Trump Ancam Pecat Jerome Powell, Independensi The Fed Kembali Jadi Sorotan
Meski tren inflasi inti menurun, tekanan harga belum sepenuhnya hilang. Kenaikan harga energi akibat konflik geopolitik sempat mendorong inflasi headline, terutama dari sektor bahan bakar dan transportasi.
Namun Bessent menilai lonjakan tersebut bersifat sementara dan akan mereda seiring stabilisasi kondisi global.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 120 Twibbon 17 Agustus 2026 Gratis, Cocok untuk Foto Profil dan Rayakan HUT RI
- 2Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 3Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 4Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 520 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 6Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 7Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 8Meludahi Biarawati: Pelecehan Bernuansa Agama oleh Ekstremis Yahudi Menjadi Hal yang Lumrah di Yerusalem
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026







